Survei Litbang Kompas Ungkap Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Boni Hargens Soroti Reformasi Kapolri

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri menjadi perhatian sejumlah kalangan. Data tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa reformasi internal kepolisian mulai dirasakan oleh publik.
Analis politik senior Boni Hargens menilai angka 80,6 persen masyarakat yang menyebut kinerja Polri semakin membaik merupakan indikator penting dalam melihat perubahan di tubuh kepolisian. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti empiris adanya proses pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Boni menyebut konsep Presisi yang menjadi arah kebijakan Kapolri telah membawa perubahan dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan publik, profesionalitas anggota, hingga budaya organisasi yang lebih terbuka.
“Kepercayaan publik yang meningkat terhadap Polri merupakan prasyarat bagi penguatan demokrasi dan keberhasilan pelaksanaan pemerintahan,” demikian Boni Hargens dalam rilisnya kepada media di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Boni, tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan bukan hanya berkaitan dengan institusi kepolisian, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas demokrasi dan jalannya pemerintahan.
“Tanpa kepercayaan publik terhadap aparat keamanan, fondasi demokrasi yang sehat akan sulit terwujud secara konsisten dan berkelanjutan,” tandas Boni Hargens.
Ia menilai kondisi sosial politik yang dinamis saat ini membutuhkan hubungan yang seimbang antara pemerintah, aparat negara, dan masyarakat. Kritik publik, kata dia, tetap menjadi bagian penting dalam sistem demokrasi.
“Stabilitas pemerintahan hanya dapat terjaga ketika ada keseimbangan antara otoritas negara dan partisipasi serta kepercayaan masyarakat sipil terhadap institusi,” tutur dia.
Dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, Boni melihat Polri memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban sosial, sekaligus memastikan hukum berjalan secara adil. Menurutnya, keberhasilan Polri membangun kepercayaan publik memiliki dampak yang lebih luas dibanding tugas penegakan hukum semata.
“Saya memandang Polri bukan semata sebagai instrumen penegak hukum, tetapi sebagai aktor strategis dalam ekosistem politik dan pemerintahan Indonesia. Keberhasilan Polri dalam membangun kepercayaan publik dengan demikian memiliki implikasi yang melampaui batas-batas tugas kepolisian itu sendiri, menyentuh dimensi stabilitas demokrasi dan legitimasi pemerintahan secara menyeluruh,” pungkas Boni Hargens.
Source link
