News

Heru Subagia: Gelar Profesor Denny Indrayana Saya Beli Rp250 Juta, Rp100 Juta Terlalu Receh untuk Mengobok-obok Gibran



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Sayembara Rp100 juta yang dibuat Prof Denny Indrayana bagi yang mampu menunjukkan ijazah SMA asli Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat respons serius.

Pengamat Politik Heru Subagia justru balik menantang Denny Indrayana dengan hadiah lebih besar, yakni Rp250 juta.

Tantangan itu diajukan Heru untuk meminta Denny membuktikan dua hal yang menurutnya berkaitan dengan serangan terhadap Gibran.

Heru juga menilai tawaran Rp100 juta untuk membuktikan ijazah Gibran terlalu kecil dan justru mempertanyakan kapasitas Denny sebagai seorang profesor.

Heru mengatakan dirinya tertarik menanggapi langkah Denny Indrayana yang menawarkan hadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang dapat menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat milik Gibran.

Dikatakan Heru, Denny nampak kembali menjadikan persoalan ijazah sebagai alat untuk menyerang Gibran.

“Sangat menarik untuk menanggapi tawaran 100 juta bagi Gibran jika menunjukkan ijazah sma-nya yang dilakukan Deni Indrayana laki-laki profesor ini kembali dan mencoba mengeksplotasi Gibran dan ijazahnya,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Minggu (9/8/2026).

Heru kemudian meminta Denny menjawab secara terbuka mengenai motif di balik sikapnya yang terus mempersoalkan Gibran.

Tantang Denny Buktikan Dua Hal

Heru mengaku memiliki tantangan tersendiri untuk Denny. Ia meminta mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut menjawab secara jujur apakah serangannya terhadap Gibran berkaitan dengan perkembangan elektabilitas Gibran sebagai salah satu figur yang mulai diperhitungkan dalam bursa calon presiden.

“Saya tidak main-main juga untuk memberikan tantangan kepada Profesor Deni indranya Indrayana untuk mengatakan jujur sejujur-jujurnya apakah aksi yang ditujukan langsung ke Gibran tidak ada hubungannya dengan isu viralnya Gibran menjadi salah satu capres paling populer,” tukasnya.

Heru juga mempertanyakan apakah serangan terhadap dokumen pendidikan Gibran memiliki kaitan dengan kepentingan atau dukungan pihak tertentu.

“Yang kedua apakah bakso dan tujuan Gibran terus diserang dan dijungkir balikkan melalui fakta-fakta yang seolah-olah anda bergelar Profesor dalam bidang tata negara hukum dan sebagainya,” timpalnya.

Siapkan Hadiah Rp250 Juta

Tidak berhenti pada kritik, Heru bahkan menawarkan hadiah yang lebih besar apabila Denny mampu membuktikan dua hal yang menjadi tantangannya.

Ia menyatakan siap memberikan uang tunai Rp250 juta jika Denny dapat membuktikan bahwa serangan terhadap Gibran tidak berkaitan dengan elektabilitasnya maupun dukungan atau pendanaan dari pihak lain.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *