Assen Bergetar! Aprilia Kuasai Top 4 untuk Pertama Kali dalam Sejarah MotoGP

PORTALUTAMA.NET, ASSEN – Sirkuit Assen sering dijuluki sebagai The Cathedral of Speed, tempat di mana sejarah MotoGP kerap ditulis ulang dengan tinta emas. Namun, pada Sabtu (27/6) sore WIB, sirkuit legendaris di Belanda ini tidak sekadar menggelar kualifikasi biasa. Ia menjadi saksi bisu dari sebuah revolusi berwarna hitam-merah, dominasi mutlak Aprilia.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah kelas para raja, pabrikan asal Noale, Italia, itu berhasil menempatkan empat penunggang RS-GP mereka di posisi empat besar. Sebuah pencapaian magis yang meruntuhkan dominasi panjang Ducati.
Sesi kualifikasi berjalan bak rollercoaster yang menguras emosi. Di pengujung waktu, Raul Fernandez sempat membuat garasi Trackhouse Aprilia bersorak histeris saat namanya meroket ke puncak. Namun, perayaan itu layu sebelum berkembang. Kamera menangkap ban motor Raul menyentuh track limit. Catatan waktunya dianulir, memaksanya harus puas gigit jari di urutan keempat.
Keberuntungan—dan kecepatan murni—akhirnya menjadi milik Jorge Martin. Sang Martinator mengamankan pole position pertamanya sejak berseragam Aprilia dengan catatan waktu fantastis, 1 menit 30,812 detik.
“Ya, pasti saya sangat bahagia bisa pole position karena gap dengan yang lain sangat dekat,” tutur Martin dengan napas yang masih memburu saat diwawancarai awak MotoGP.
Ketatnya persaingan di kubu Aprilia tergambar jelas dari torehan waktu. Rekan setim Martin, Ai Ogura, menguntit tajam di posisi kedua hanya dengan selisih tipis 0,011 detik! Sementara Marco Bezzecchi melengkapi baris depan di tempat ketiga, unggul tipis dari sang korban drama, Raul Fernandez.
Di sisi lain, Francesco Bagnaia harus puas mengamati badai Aprilia ini dari posisi kelima. Ironisnya, sang juara bertahan yang saat ini masih menunggangi Ducati Lenovo tersebut justru akan pindah ke pelukan Aprilia musim depan. Apakah ini sinyal bahwa keputusannya pindah sudah tepat?
Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Belanda 2026
| Pos | Rider | Team (Motor) | Time/Diff |
| 1 | Jorge Martin | Aprilia Racing (RS-GP26) | 1’30.812s |
| 2 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +0.011s |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing (RS-GP26) | +0.033s |
| 4 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +0.067s |
| 5 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo (GP26) | +0.118s |
| 6 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina VR46 Ducati (GP26) | +0.143s |
| 7 | Marc Marquez | Ducati Lenovo (GP26) | +0.319s |
| 8 | Pedro Acosta | Red Bull KTM (RC16) | +0.412s |
| 9 | Fabio Quartararo | Monster Yamaha (YZR-M1) | +0.504s |
| 10 | Joan Mir | Honda HRC Castrol (RC213V) | +0.692s |
| 11 | Enea Bastianini | Red Bull KTM Tech3 (RC16) | +0.792s |
| 12 | Alex Marquez | BK8 Gresini Ducati (GP26) | No Time |
| 13 | Franco Morbidelli | Pertamina VR46 Ducati (GP25) | 1’31.426s |
| 14 | Diogo Moreira | Pro Honda LCR (RC213V) | 1’31.718s |
| 15 | Brad Binder | Red Bull KTM (RC16) | 1’31.922s |
| 16 | Alex Rins | Monster Yamaha (YZR-M1) | 1’32.085s |
| 17 | Luca Marini | Honda HRC Castrol (RC213V) | 1’32.162s |
| 18 | Jack Miller | Pramac Yamaha (YZR-M1) | 1’32.367s |
| 19 | Maverick Viñales | Red Bull KTM Tech3 (RC16) | 1’32.790s |
| 20 | Augusto Fernandez | Yamaha Factory Racing (YZR-M1) | 1’32.887s |
| 21 | Cal Crutchlow | Castrol Honda LCR (RC213V) | 1’32.978s |
| 22 | Toprak Razgatlioglu | Pramac Yamaha (YZR-M1) | 1’33.125s |
Jadwal Pertempuran Selanjutnya!
Akhir pekan di Assen masih menyisakan klimaks. Apakah dominasi empat serangkai Aprilia ini akan bertahan hingga bendera chequered dikibarkan, ataukah para penunggang Ducati dan KTM mampu melakukan kudeta?
Catat jadwal sisa akhir pekan MotoGP Belanda 2026 berikut (dalam WIB):
- Sabtu, 27 Juni 2026
- 20.00 WIB: Sprint Race (13 Laps)
- Minggu, 28 Juni 2026
- 14.40 – 14.50 WIB: Warm Up
- 19.00 WIB: Grand Prix / Race Utama (26 Laps)
(Nursam/Fajar)
Source link
