Heru Subagia Blak-blakan Bicara soal Tiyo Ardianto, Pertanyakan Afiliasi Politik hingga Polemik Mobil Fortuner

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Nama mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, belakangan menjadi perhatian publik. Selain aktif menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Tiyo juga ramai diperbincangkan setelah mengaku menemukan alat pelacak pada kendaraan yang digunakannya.
Isu tersebut memunculkan beragam respons dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, yang menganggap terdapat sejumlah pertanyaan mendasar yang perlu dijelaskan secara terbuka oleh Tiyo kepada publik.
Dikatakan Heru, polemik mengenai dugaan alat pelacak tidak bisa dilepaskan dari aktivitas politik yang selama ini dijalankan mantan aktivis mahasiswa tersebut.
Heru mengaku tertarik mengikuti perkembangan isu yang menyeret nama Tiyo Ardianto. Ia menekankan, seiring meningkatnya intensitas gerakan politik yang dilakukan Tiyo, publik berhak mengetahui latar belakang maupun pihak-pihak yang berada di belakang aktivitas tersebut.
“Ini sangat menarik ketika Tiyo Ardianto merasa bahwa mobilnya yang dipakai dipasangi alat pelacak,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Senin (15/6/2026).
Karena itu, ia meminta Tiyo memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai aktivitas politik yang selama ini dijalankannya.
“Saya mempertegas dan meminta penjelasan kepada Tiyo, selaku mantan Ketua BEM UGM, sebenarnya dia kerja-kerja politiknya ini, siapa yang terafiliasi, siapa bohirnya jika ada,” ucapnya.
Heru juga mempertanyakan arah dan tujuan gerakan yang selama ini dibangun Tiyo.”Tentu siapa juga yang menjadi target utama dalam gerakannya yang sudah sifatnya politik praktis,” lanjutnya.
Klaim Adanya Alat Pelacak di Mobil
Dalam pandangan Heru, pengakuan Tiyo mengenai ditemukannya alat pelacak pada kendaraan yang digunakan turut memunculkan sejumlah tanda tanya.
Ia menyebut Tiyo menganggap keberadaan alat tersebut sebagai bentuk intimidasi atau teror yang berkaitan dengan aktivitas politiknya. “Kemudian kaitan dengan mobil yang saat ini sedang viral, mendapati alat pelacak, Tiyo menganggapnya sebagai bagian dari teror dari gerakannya,” tukasnya.
Selain soal dugaan alat pelacak, Heru juga menyinggung kendaraan yang digunakan Tiyo.
Menurutnya, publik wajar mempertanyakan penggunaan kendaraan tersebut mengingat status Tiyo yang saat ini disebut masih berstatus mahasiswa nonaktif.
“Tentu ada pertanyaan mendasar bahwa mengapa sekelas Tiyo yang saat ini masih mahasiswa nonaktif menggunakan transportasi yang setelah kita cek, mobil tersebut bermerek Toyota jenis Fortuner,” ucap Heru.
Source link
