Komisi X DPR RI Restui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, Timnas Indonesia Siap Tambah Senjata Baru

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Langkah naturalisasi dua pemain keturunan, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, semakin dekat terealisasi setelah Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan persetujuan terhadap rekomendasi kewarganegaraan kedua pemain tersebut.
Persetujuan itu diberikan dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang berlangsung di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6).
Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. Dalam kesempatan itu, Erick Thohir hadir bersama anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, untuk menyampaikan perkembangan proses naturalisasi kedua calon pemain Timnas Indonesia.
Menanggapi keputusan tersebut, Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada DPR RI yang memberikan dukungan terhadap langkah PSSI dalam memperkuat skuad Garuda. Menurutnya, proses naturalisasi merupakan bagian dari strategi membangun tim nasional yang lebih kompetitif.
“Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, masukan, serta kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI. Ini wujud nyata sinergi yang luar biasa antara pemerintah, wakil rakyat, dan federasi dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional. Kami sangat menghargai setiap catatan dari dewan dan akan terus menjaga amanah ini, tidak hanya melalui naturalisasi yang selektif, tetapi juga dengan terus memperkuat pembibitan dan pembinaan pemain lokal jangka panjang,” ujar Erick Thohir.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan proses naturalisasi pemain harus tetap dilakukan secara terukur dan tidak boleh mengabaikan pembinaan pemain lokal.
“Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Sdr. Mitchell Lee Baker dan Sdr. Luke Anthony Vickery. Naturalisasi terhadap olahragawan harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis, komitmen olahragawan naturalisasi, kriteria yang jelas dan transparan, pembibitan dan pembinaan jangka panjang, dukungan bagi regenerasi pemain, dan evaluasi yang berkelanjutan,” kata Lalu Hadrian Irfani.
Erick Thohir menjelaskan kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad Timnas Indonesia. Tidak hanya dari sisi kualitas permainan, tetapi juga transfer pengalaman kepada pemain lokal.
“Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional. Mereka berkeinginan menjadi warga negara Indonesia (WNI) karena ingin berkontribusi dalam memperkuat timnas Indonesia,” tambahnya.
Source link
