News

PSM Makassar Harus Segera Tunjuk Pelatih Baru Demi Misi Bangkit, Bangun Ulang Skuad Sesuai Keinginan Pelatih



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Misi bangkit diusung oleh tim PSM Makassar untuk kompetisi Super League musim 2026/2027.

Kebangkitan ini menyusul hasil yang sangat jauh dari harapan yang diraih oleh PSM Makassar di kompetisi Super League musim 2025/2026.

Di kompetisi tersebut, PSM Makassar hanya mampu finis di posisi ke-15, posisi terakhir tim yang selamat dari jurang degradasi.

Tim berjuluk Juku Eja itu duduk di posisi ke-15 dengan raihan 34 poin, hanya unggul dari segi head-to-head atas Persis Solo yang menjadi tim terakhir yang terdegradasi.

Melihat catatan dan raihan ini, maka kebangkitan menjadi kampanye yang tepat untuk dilakukan manajemen PSM musim depan.

Dengan catatan, PR mereka di musim lalu harus segera dirampungkan sebelum kompetisi dimulai. Salah satunya adalah menunjuk pelatih baru.

Jelang berakhirnya kompetisi musim lalu, Ahmad Amiruddin sendiri diangkat sebagai caretaker usai pelatih Tomas Trucha menghilang dari skuad tim Juku Eja.

Terakhir kali Trucha terlihat bersama PSM saat mendampingi tim usai menelan kekalahan 2-4 dari Persita Tangerang pada 2 Maret lalu.

Itu berarti PSM sudah tampil tanpa sosok pelatih kepala dalam dua bulan terakhir, dari Maret hingga Mei 2026.

Itu berarti menghadirkan sosok pelatih baru adalah hal yang mendesak dan harus segera dilakukan oleh manajemen tim saat ini.

Pengamat Sarankan Segera Perkenalkan Pelatih

Melihat situasi ini, pengamat sepak bola, Imran Amirullah, menyebut langkah awal yang perlu dilakukan adalah segera memperkenalkan pelatih.

Tujuannya jelas agar pelatih baru ini bisa memanfaatkan waktu untuk membangun skuad atau tim sesuai dengan apa yang diinginkan.

Tentunya dengan menghadirkan pemain-pemain yang sesuai dengan rencana dan taktik yang coba diterapkan nantinya.

“Iya, itu tergantung head coach nantinya,” kata Imran Amirullah kepada Fajar.co.id.

“Dan pemain-pemain yang didatangkan itu nanti masuk dengan game plan dan taktikalnya,” ungkapnya.

Dalam keadaan seperti ini, mantan asisten pelatih PSM Makassar itu pun mengungkapkan bahwa manajemen harus mendukung keinginan sang pelatih.

Baik itu mendatangkan nama-nama baru maupun memulangkan mantan pemain PSM, dengan catatan pemain tersebut sesuai dengan kriteria.

Namun, siapa pun pelatih baru ini nantinya tentu juga harus mengerti situasi manajemen tim, khususnya persoalan dana belanja pemain.

“Kembali ke manajemen PSM, tergantung kriteria pelatih yang dia inginkan, target juga, dan tergantung budget-nya,” terangnya.

Siapakah Pelatih Baru?

Pertanyaan besar yang kemudian muncul adalah siapa sosok berikutnya yang akan kembali mengisi kursi pelatih kepala PSM Makassar.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *