News

Hotman Paris Pamer Dokumen BPKP, Kembali Sentil Nadiem: Pengacara Berkualitas Memang Mahal



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menyentil mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Dalam unggahan terbarunya, Hotman menegaskan bahwa jasa advokat berkualitas memang tidak murah.

Hal tersebut disampaikan Hotman melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial. Dalam unggahan itu, ia memperlihatkan sebuah dokumen resmi berkaitan dengan audit pengadaan laptop Chromebook.

Dokumen tersebut diketahui berkop Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Biro Hukum dan Komunikasi dengan tanggal 9 September 2025.

Surat bernomor HM.02.03/S-760/SU04/3/2025 itu ditujukan langsung kepada Hotman Paris Hutapea.

“BPKP secara tertulis mengaku ke HPH, bahwa BPKP telah pernah mengadakan dua kali audit, tahun 2020 dan tahun 2021 atas pengadaan laptop Chromebook dan harganya tidak menemukan adanya hal-hal yang secara signifikan memengaruhi ketepatan harga,” tulis Hotman dikutip Selasa (19/5/2026).

Melalui unggahan tersebut, Hotman juga menyebut dirinya mampu “menerawang ke depan”. Ia mengaku sudah mengantongi dokumen itu sejak masih menjadi kuasa hukum Nadiem Makarim sebelum akhirnya memutuskan mundur.

“Pengacara itu harus mampu menerawang ke depan, yaitu tahu bakal ada audit baru BPKP!” tulisnya.

Hotman pun kembali menegaskan bahwa kualitas seorang pengacara berbanding lurus dengan biaya jasa yang dibayarkan.

“Makanya siapkan dulu tandingannya jauh hari! Awas, pengacara berkualitas memang mahal!” pungkasnya.

Hotman Protes Video Lawasnya Dipakai Tim Nadiem

Sebelumnya, Hotman Paris juga menyoroti penggunaan video lama dirinya oleh tim media Nadiem Makarim. Menurutnya, video saat dirinya masih menjadi kuasa hukum Nadiem kembali digunakan untuk menggiring opini publik.

“Kenapa video-video saya waktu saya masih kuasa hukumnya Nadiem sekitar lima sampai enam bulan lalu dipakai untuk sekarang ini, menarik simpati publik,” kata Hotman dalam unggahan Instagramnya, Senin (18/5/2026).

Salah satu video yang dipermasalahkan Hotman adalah momen saat dirinya berencana bertemu Presiden Prabowo Subianto guna menjelaskan perkara yang dihadapi Nadiem.

“Video saya waktu itu yang mau menghadap bertemu dengan Bapak Presiden untuk menerangkan kasusnya,” ujarnya.

Namun, Hotman menilai narasi yang dibangun tim media Nadiem justru seolah menggambarkan dirinya menantang Presiden Prabowo.

“Dan tim media Nadiem sekarang ini memakai istilah Hotman menantang Prabowo. Itu tidak benar. Saya tidak pernah menantang Prabowo,” tegasnya.

Ia menjelaskan, saat itu dirinya hanya ingin bertemu Prabowo sebagai sahabat sekaligus kuasa hukum Nadiem yang dipercaya memberikan opini hukum.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *