News

Elektabilitas Cawapres 2029 di Kalangan Anak Muda: AHY Unggul, Gibran dan Dedi Mulyadi Membayangi



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Peta dukungan politik menuju Pemilu 2029 mulai terlihat di kalangan anak muda. Sejumlah nama yang diproyeksikan berpotensi maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mulai mendapat perhatian dari generasi muda Indonesia.

Hasil survei Muda Bicara ID menunjukkan, preferensi politik anak muda kini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari gaya komunikasi tokoh, rekam jejak kepemimpinan, hingga kedekatan dengan isu-isu generasi muda.

Survei tersebut dilakukan pada 1—30 Maret 2026 menggunakan metode computer-assisted self interviewing (CASI). Sebanyak 800 responden berusia 17 hingga 40 tahun dilibatkan dalam survei yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin, dan wilayah. Survei ini memiliki margin of error sekitar ±5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam hasil survei tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menempati posisi teratas dengan tingkat elektabilitas sebesar 17,8 persen.

AHY dinilai masih memiliki daya tarik kuat di kalangan pemilih muda. Putra sulung Presiden ke-6 RI itu dikenal aktif membangun citra sebagai figur muda yang modern serta komunikatif di ruang publik maupun media digital.

Posisi kedua ditempati Gibran Rakabuming Raka dengan elektabilitas 17,1 persen. Selisih tipis dengan AHY menunjukkan persaingan keduanya di kalangan anak muda cukup ketat.

Sementara itu, Dedi Mulyadi berada di posisi ketiga dengan dukungan 16,8 persen. Popularitas Dedi dinilai meningkat berkat gaya komunikasinya yang dekat dengan masyarakat serta aktif di media sosial.

Di bawah tiga besar, nama Sherly Tjoanda memperoleh elektabilitas 14 persen. Angka tersebut menunjukkan adanya ruang bagi figur non-arus utama untuk menarik perhatian pemilih muda.

Selanjutnya, Purbaya Yudhi Sadewa mencatatkan dukungan sebesar 9,8 persen. Adapun Anies Baswedan meraih elektabilitas 9,2 persen.
Kedua nama itu masih berada dalam kelompok menengah dengan tingkat dukungan yang dinilai cukup stabil di kalangan responden muda.

Beberapa tokoh lain memperoleh tingkat keterpilihan di bawah lima persen. Pramono Anung mencatatkan elektabilitas 4,6 persen, disusul Najwa Shihab sebesar 2,7 persen dan Ferry Irwandi dengan 2,5 persen.

Sementara itu, Erick Thohir berada di posisi terakhir dengan elektabilitas 1,6 persen.

Survei ini memperlihatkan bahwa anak muda mulai memiliki preferensi politik yang semakin beragam. Figur dengan citra komunikatif, aktif di media sosial, dan dekat dengan isu generasi muda dinilai lebih mudah mendapat perhatian pemilih usia muda. (Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *