Heboh Dosen dan PPPK di Bone Diduga Selingkuh, Foto dalam Kamar hingga Rekaman Viral

PORTALUTAMA.NET, BONE — Dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang dosen dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik setelah foto keduanya diduga tersebar di media sosial.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan dugaan tindak pidana perzinaan. Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor LP/270/V/2026/SPKT/RES BONE tertanggal 4 Mei 2026.
Pelapor berinisial MI, warga Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.
Dalam laporannya, MI melaporkan seorang pria berinisial AI yang diketahui bekerja sebagai dosen di Universitas Cahaya Prima Bone dan berdomisili di Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Dugaan perselingkuhan itu bermula ketika MI menemukan percakapan antara istrinya dengan AI melalui aplikasi WhatsApp.
Selain itu, beredar pula foto yang memperlihatkan seorang pria dan wanita berada di dalam sebuah kamar yang diduga kamar hotel di wilayah Watampone. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada 3 Maret 2026.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi, kata dia, saat ini masih melakukan pendalaman.
“Benar, kami akan memberikan atensi terhadap laporan tersebut,” ujar Alvin, dikutip Minggu (10/5/2026).
MI mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik, di antaranya rekaman suara serta foto yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Ia mengaku awalnya enggan membawa persoalan rumah tangganya ke ranah hukum. Namun, perubahan sikap istrinya membuat dirinya memutuskan untuk melapor.
Di sisi lain, AI membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan tidak pernah melakukan pertemuan di hotel sebagaimana yang dituduhkan.
“Saya tegaskan itu tidak benar. Tidak ada pertemuan di hotel seperti yang dituduhkan, apalagi disebut ada foto dan video. Itu tidak ada, bisa dicek CCTV,” ujarnya.
AI juga menyebut pada tanggal yang disebutkan dalam laporan, yakni 3 Maret 2026 yang bertepatan dengan bulan Ramadan, dirinya berada di rumah untuk beristirahat.
Terkait foto yang beredar, ia menduga sosok dalam gambar tersebut hanyalah orang yang memiliki kemiripan dengannya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan adanya tersangka dalam perkara tersebut. (Arya/fajar)
Source link
