Modus Baru Penipuan Berkedok MBG, Pesantren Rugi Besar hingga Ratusan Juta

PORTALUTAMA.NET – Puluhan pondok pesantren di Jawa Barat menjadi korban dugaan penipuan berkedok program makan bergizi gratis (MBG). Kerugian yang dialami tak tanggung-tanggung, mencapai ratusan juta rupiah.
Kasus ini mencuat setelah para pengasuh pesantren mengungkap adanya tawaran kerja sama pembangunan dapur MBG yang belakangan diduga fiktif.
Para korban awalnya tergiur karena program tersebut diklaim sebagai bagian dari agenda resmi pemerintah. Mereka diminta memenuhi sejumlah syarat, mulai dari penyediaan lahan hingga pembayaran biaya awal.
Namun, setelah dana disetorkan dan pembangunan berjalan, janji penggantian biaya tak kunjung terealisasi. Pihak yang menawarkan kerja sama pun sulit dihubungi.
Menanggapi kasus ini, salah satu pengasuh pesantren asal Cirebon, KH Ade Abdurrahman mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima tawaran program.
“Jangan mudah percaya dengan tawaran yang mengatasnamakan program pemerintah tanpa verifikasi yang jelas,” tegas KH Ade Abdurrahman.
Ia juga menekankan agar pesantren melakukan pengecekan menyeluruh sebelum mengambil keputusan kerja sama, terutama yang melibatkan dana besar.
“Harus dipastikan legalitasnya, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana mekanismenya. Jangan sampai niat baik justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Dari kasus ini, terungkap pola penipuan yang cukup sistematis. Yakni mengatasnamakan program pemerintah, menawarkan proyek pembangunan, meminta biaya awal atau komitmen, menjanjikan penggantian dana dan menghilang setelah dana diterima.
Para korban kini mulai menempuh jalur hukum dan membuka kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.
Source link
