Tanda Generasi Emas, Siswa Surati Presiden Prabowo Minta Jatah MBG-Nya Dialihkan demi Kesejahteraan Guru

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq ikut bersuara terkait seorang pelajar yang memberikan surat ke Presiden Prabowo Subianto terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lewat unggahan di media sosial X pribadinya, Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq membagikan ulang soal surat yang disampaikan siswa bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi.
Dalam suratnya itu, ia meminta agar jatah MBG yang didapatkannya untuk dialihkan demi kesejahteraan bagi para guru yang mengajarnya.
“Surat dari Ananda Muhammad Rafif Arsya Maulidi, siswa kelas XI SMK NU Miftahul Falah Kudus kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yg meminta jatah MBG miliknya dia dialihkan untuk kesejahteraan gurunya,” tulis Azzam Mujahid Izzulhaq dikutip Jumat (3/4).
Dari surat ini, Azzam Mujahid Izzulhaq tegas mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh siswa ini adalah tanda generasi emas yang didamba-dambakan.
“Potret generasi emas Indonesia yg cerdas akalnya dan lembut hatinya. Kiranya Allah swt menjaganya,” ujarnya.
Isi Suratnya
Dengan ketajaman berpikir seorang pemuda berusia 17 tahun, Arsya melakukan kalkulasi sederhana namun bermakna dalam.
Ia menghitung, dengan sisa 18 bulan masa sekolah dan estimasi biaya makan Rp15.000 per hari, ada dana sekitar Rp6.750.000 yang seharusnya dialokasikan untuknya.
“Jika memungkinkan, dana yang seharusnya dialokasikan untuk saya kiranya dapat dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru saya,” tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @arsya_graph
Arsya, angka tersebut mungkin kecil bagi sebuah negara, namun akan sangat berarti jika diselipkan ke dalam amplop gaji guru-gurunya yang selama ini mendidik dengan penuh dedikasi meski dalam keterbatasan ekonomi. (Erfyansyah/fajar)
Source link
