News

Yudhistira Ismara Soroti Proyek Mercusuar Jokowi dan Prabowo: Presiden Berganti, Rakyat Tetap Dibebani



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Pengamat Kebijakan Publik Yudhistira Ismara memyoroti proyek mercusuar era Presiden ke-7 Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto. Dia melihat ada kesamaan.

“Proyek mercusuar dari 2 presiden terakhir dan estimasti anggaran yang diambil dari APBN,” kata Yudhistira dikutip dari unggahannya di X, Senin (31/8/2026).

Dia menjelaskan, Prabowo memiliki sejumlah program dengan anggaran besar.

“Giant Sea Wall Rp.1.778 triliun. MBG 2026 Rp268 triliun, Kopdes Merah Putih Rp240 triliun, Sekolah Rakyat Rp32.9 triliun, dan Kampung Nelayan Rp22.5 triliun,” jelasnya.

Hal sama menurutnya terjadi di era Jokowi. Seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menelan anggaran ratusan triliun.

“IKN Rp466 triliun, Kereta Whoosh Rp120 triliun, infrastruktur Tol dan Bandara Rp2.778 triliun,” paparnya.

Dia melihat pola yang berulang itu sebagai kebiasaan tiap presiden di Indonesia.

“Tampaknya, ini merupakan kebiasaan tiap ganti presiden… Membuat mega proyek yang membebankan APBN-> 80% dari pajak rakyat,” terangnya.

Di sisi lain, kesamaannya, sama-sama tidak selesai pada presiden yang menginisiasi.

“Pun proyek tersebut tidak pernah selesai 100%, pasti akan dibebankan ke presiden selanjutnya,” imbuhnya.

Hal tersebut menurutnya menunjukkan, presiden berganti, namun rakyat terus dibebankan.

“Presiden boleh ganti, tapi rakyat tetap sama. Sama-sama terbebani lewat pajak,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *