News

Luhut Akui MBG Amburadul karena Perencanaan Buru-buru, Akuntan Ini Sampaikan Pesan Menohok



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, blak-blakan menyampaikan pandangannnya terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis MBG belum mulus. Dia menyebut bahwa perencanaan awal buru-buru tanpa kajian matang.

“Jadi kita habis waktu bertengkar sesama kita, yang sebenarnya enggak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya, dilakukan dengan proper,” kata Luhut dalam seminar di kantor DEN, Kamis 25/6/2026.

Menanggapi pernyataan Luhut, penulis kenamaan Indonesia yang juga dikenal sebagai akuntan, Tere Liye, menyampaikan kritik menohok melalui takarir (caption) unggahan di akun media sosialnya. Dia mempertanyakan penggunaan kata “kita” dalam pernyataan tersebut.

Pria yang juga alumni Fakultas Ekonomi UI ini menilai bahwa elemen masyarakat dan media massa sebenarnya sudah lama mengingatkan pemerintah mengenai risiko kebijakan yang diambil jauh sebelum dampak negatifnya terasa.

“Kitaaa? Elu doang kali. Temen-temen elu. Yang lain itu sudah sejak Prabowo belum dilantik jadi Presiden sudah wanti-wanti, sudah ngingetin. Tulisan-tulisan di kolom Kompas, media-media nasional. Elu ke mana saja? Baca nggak masukan-masukan tsb?” tulis Tere Liye, dikutip Kamis (25/6/2026).

Dia juga menambahkan sindiran mengenai sikap pejabat yang kerap kali enggan berbagi panggung saat sukses, namun mengajak publik memaklumi saat terjadi kendala. “Giliran sukses, klaim kerja keras kalian. Giliran kacau balau, ngajak-ngajak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut menyoroti pelaksanaan MBG di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar – 3T. Setelah anggaran cair, DEN baru menemukan masalah data di lapangan.

“Karena ini sudah kejadian, enggak bisa dipotong begitu saja. Karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang enggak benar, padahal sudah keluar uangnya,” ujarnya.

Akibatnya pemerintah sekarang “kebakaran jenggot” membereskan kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah.

Daripada terus saling lempar kesalahan, Luhut memminta semua pihak fokus membereskan MBG. DEN sudah rapat dengan Badan Gizi Nasional BGN dan kementerian terkait.

“Tim Makan Bergizi juga undang Dewan Ekonomi tadi malam rapat dan kita memberikan masukan-masukan, terpaksa memperbaiki yang sebenarnya enggak perlu diperbaiki kalau kita mulai dari nol,” kata mantan Menko Marves itu.

DEN mengklaim sudah turun ke 800 titik di Indonesia. Tujuannya untuk memetakan kemiskinan dan membuat rekomendasi MBG yang lebih tepat sasaran.

Luhut mengaku MBG sekarang “sudah bagus”. Tinggal dipoles. Dia minta publik sabar dan memberi waktu 1 tahun ke depan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *