News

PSI Sindir Akbar Faizal Soal Kritik AI ke Gibran: AI yang Dimaksud Aliens Intelligence?



PORTALUTAMA.NET – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka turut membalas pernyataan politisi senior Akbar Faizal soal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dedy menyinggung pertanyaan Akbar Faizal terkait isu Artificial Intelligence (AI) yang dilontarkan kepada Wapres Gibran.

“Sepertinya pikiran-pikiran dan pandangan Gibran sangat dibutuhkan oleh bang @akbarfaizal68 terkait dengan isu yang memang lagi lumayan panas soal bahasa AI di masa depan,” kata Dedy dikutip Sabtu (3/10/2026).

Ia pun menyentil makna AI yang dimaksud Akbar Faizal.

“AI yang saya maksud di sini, bukan Artificial Intelligence, tapi Aliens Intelligence karena kabarnya mereka sudah bisa merencanakan agenda mereka sendiri di luar manusia,” ujarnya.

Menurut Dedy, perhatian Gibran terhadap isu AI sebagai anak muda dan Wapres memang membuat Akbar Faizal penasaran.

“Gibran, sebagai anak muda sekaligus Wapres RI memang sangat konsen dengan AI dan itu bikin bang AF cukup penasaran,” tuturnya.

Dedy berharap tidak ada muatan politis di balik pertanyaan serius Akbar Faizal tersebut.

“Mudah-mudahan tidak ada nuansa politis dibalik pertanyaan serius beliau, karena kalau ada biasanya nggak bakal mendapat respon sesuai harapan,” tandasnya.

Sebelumnya, politisi senior Akbar Faizal melontarkan kritik keras terhadap Wapres Gibran terkait teknologi AI dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Akbar meminta Gibran bersikap soal risiko mematikan dari teknologi AI yang selama ini kerap digaungkan Wapres.

“Sdr Wapres @gibran_tweet, saya ingin Anda bersikap tentang risiko mematikan teknologi AI. Sbg juru kampanye AI —meski hanya sekadar nyebut kalimat ‘..AI’ pada banyak pernyataan Anda tanpa sekalipun menjelaskan apa dan bgmn AI itu,” tulis Akbar melalui akun X @akbarfaizal68.

Menurutnya, penjelasan soal risiko AI lebih dibutuhkan ketimbang aktivitas kunjungan rutin ke korban keracunan MBG.

“Kami butuh penjelasan ttg risiko itu ketimbang rutin kunjungi anak yg keracunan makanan MBG. Biarkan itu dikerjakan staf MBG,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu bahkan menyebut tindakan Gibran yang rutin mengunjungi korban keracunan MBG hanya untuk menuai respek elektoral.

“Anda tampaknya ingin menuai respek elektoral dari keruwetan program pemerintahan Anda ini ketimbang ikut bertanggungjawab. Itu agenda jahat lho. Sesekali jadilah berguna,” tandasnya.

(Elva/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *