Anggaran MBG Rp240,2 Triliun untuk 2027, Lebih Besar dari Gabungan Alokasi Kemenristekdikti, Kemensos, dan Kemenag

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat anggaran Rp240,2 triliun pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2027.
Hal itu menuai sorotan. Salah satunya dari Dosen Ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya.
“DPR ketok APBN 2027 dengan belanja Rp4.106,26 trliun. Alokasi untuk BGN adalah Rp 240, 2 T yang merupakan 7,1 persen belanja pemerintah pusat,” kata Berly dikutip dari unggahannya di X, Rabu (30/9/2026).
Nilainya tersebut lebih besar dibanding kementerian yang mengurusi perlindungan sosial dan pendidikan.
Bahkan jika anggaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti, Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag) digabung. Totalnya masoh lebih kecil.
“Alokasi untuk Kemristekdikti, Kemensos dan Kemenag bila dijumlah masih lebih kecil dari untuk BGN/MBG,” ucapnya.
Begitu pula untuk kementerian strategis lainnya. Jika anggaran Kmeenterian Pendidikan Dasar dan menengah (Kemendikdasmen) digabung dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), totalnya masih lebih kecil.
“Alokasi untuk Kemdikasmen dan Kemenkes bila dijumlah masih lebih kecil dari untuk BGN/MBG,”nujarnya.
Belry mengaku penasaran dengan kajian alokasinya. Menurutnya pos anggaran demikian tidak akan meningkatkan kesejahteraan.
“Pengen liat kajiannya shg alokasikan seperti ini. Nggak yakin pola alokasi ini akan tingkatkan kesejahteraan, daya saing dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” terangnya.
Dia berpendapat anggaran Kemenkes menterinya ditambah.
“Minimal alokasi Kemkes (dan fungsi kesehatan) perlu ditambah karena mengobati lebih mahal dari menyebabkan, eh mencegah, gangguan pencernaan akut sehingga perlu perawatan fasilitas kesehatan (dimaklumi istilahnya, buat mengurangi reply buzzer),” pungakasnya.
Daftar 10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar
Berikut adalah transkrip daftar Top 10 Kementerian/Lembaga dengan Alokasi APBN Terbesar APBN 2027 yang Disahkan DPR beserta keterangannya berdasarkan gambar:
- Badan Gizi Nasional: Rp 240,20 T (7.12% BPP)
- Kementerian Pertahanan: Rp 189,01 T (5.61% BPP)
- Kepolisian RI: Rp 139,20 T (4.13% BPP)
- Kementerian Pekerjaan Umum: Rp 114,59 T (3.40% BPP)
- Kementerian Kesehatan: Rp 102,12 T (3.03% BPP)
- Kemendikdasmen: Rp 89,10 T (2.64% BPP)
- Kementerian Agama: Rp 87,70 T (2.60% BPP)
- Kementerian Sosial: Rp 84,70 T (2.51% BPP)
- Kemendiktisaintek: Rp 65,17 T (1.93% BPP)
- Kementerian Keuangan: Rp 49,80 T (1.48% BPP)
Keterangan Tambahan:
- Keterangan: % BPP = persentase terhadap Belanja Pemerintah Pusat APBN 2027 sebesar Rp3.371,26 triliun.
- Pagu memakai angka terakhir yang disepakati komisi/Banggar DPR.
(Arya/Fajar)
Source link
