Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran Versi 2 Lembaga Survei: Mayoritas Publik Mengaku Puas, Tapi…

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Dua lembaga survei nasional mencatat tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap berada konsisten di atas angka 50 persen menjelang genap dua tahun masa kepemimpinan mereka.
Kendati sama-sama menunjukkan indikator mayoritas responden merasa puas, temuan riset Poltracking Indonesia dan Parameter Politik Indonesia (PPI) memperlihatkan selisih angka yang cukup signifikan.
Poltracking Indonesia mencatatkan sebanyak 55,3 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Di sisi lain, survei yang dirilis oleh PPI menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 65,4 persen, atau lebih tinggi 10,1 poin persentase dibandingkan hasil riset Poltracking.
Perbedaan hasil tersebut menjadi dinamika menarik dalam mengukur persepsi publik terhadap kabinet yang resmi memulai masa bakti sejak 20 Oktober 2024.
Kendati demikian, perbedaan angka dari kedua lembaga survei ini dipengaruhi oleh perbedaan kurun waktu pengumpulan data serta formulasi redaksi pertanyaan yang disodorkan kepada para responden di lapangan.
Riset Poltracking dilaksanakan pada periode 30 September hingga 7 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Riset ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error terukur sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen melalui wawancara tatap muka langsung.
Dalam kuesionernya, Poltracking secara spesifik menanyakan tingkat kepuasan terhadap kinerja figur pasangan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sementara itu, survei PPI digelar pada rentang 26 September hingga 6 Oktober 2026 dengan menjangkau 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Riset PPI mengantongi tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,83 persen.
Berbeda dengan Poltracking, PPI mengajukan pertanyaan yang lebih bersifat institusional, yakni mengenai penilaian kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Republik Indonesia secara umum, di mana hasilnya mencatat 65,4 persen puas dan 32,5 persen menyatakan tidak puas.
Menanggapi refleksi dua tahun berjalannya roda pemerintahan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa kondisi stabilitas politik, ekonomi, dan sosial nasional selama dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran berada dalam koridor yang relatif terjaga dan kondusif.
Source link
