News

Lini Belakang PSM jadi Bahan Evaluasi, Darije Kalezic Ungkap Alasan Nenad Lalic Belum Diberi Menit Bermain



PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — Satu pemain asing baru PSM Makassar, Nenad Lalic sampai saat ini belum mendapatkan kesempatan tampil.

Dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan PSM Makassar di kompetisi Super League 2026/2027 ini, Nenar Lalic belum mendapatkan satu menit pun di lapangan.

Terkait hal ini, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic mengungkap alasannya hingga saat ini belum menurunkan Bek Anyarnya itu.

Darije Kalezic mengungkap belum diturunkannya sosok Lalic karena situasi dan kondisinya saat ini masih mengalami cedera.

“Untuk Nenad Lalic masih mengalami cedera pada bagian lututnya,” ungkap Darije usai laga melawan Persita

Ia juga mengungkap untuk cedera yang didapatkan oleh pemain ini terjadi saat tim PSM Makassar menggelar Training Camp (TC) di Yogyakarta beberapa Waktu lalu.

“Ia (Nenad Lalic) sering merasa sakit dibagian lututnya sejak kami menjalani sesi pramusim,” jelas Darije.

Fokus Evaluasi Lini Belakang

Kalezic mengungkap ada beberapa kesalahan individual yang dilakukan pemainnya di lini belakang dan membuat lawan memanfaatkan hal tersebut.

Ia mengungkap PSM sebenarnya memulai pertandingan sesuai dengan rencana. Juku Eja mampu mengontrol permainan dan telah mengantisipasi skema serangan balik cepat yang menjadi salah satu kekuatan Persita.

“Kita memulai pertandingan dengan baik. Kita memulai pertandingan dengan cara yang kita inginkan, kita mengontrol permainan,” kata Darije dalam konferensi pers usai laga.

Kalezic mengatakan mengubah formasi untuk memberikan penjagaan khusus terhadap pemain nomor 7 Persita yang dinilainya sebagai salah satu elemen paling berbahaya dari sisi kiri serangan tim tamu.

Rencana tersebut tidak berjalan sempurna. PSM justru kecolongan dari situasi yang menurut Darije sebenarnya tidak terlalu membahayakan.

“Beralih dari yang tidak ada apa-apa, dari situasi yang sebenarnya tidak bisa membahayakan, kita kemasukan. Nomor 7 free sama sekali tanpa penjagaan dan kita membuat kesalahan individual yang sangat besar,” ujarnya.

Kemudian gol kedua yang diciptakan oleh lawan, kesalahan serupa kembali terjadi pada gol kedua Persita di babak kedua.

“Di babak kedua, gol kedua juga kita melakukan atau ada pemain melakukan hal yang tidak dilakukan di luar kesepakatan kita dan inilah yang terjadi,” jelasnya.

Pelatih asal Bosnia ini menyebut PSM masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki kesalahan individual yang berulang.

“Singkat kata, kita melakukan individual mistakes, kesalahan-kesalahan individual. Namun, kita masih tetap menunjukkan semangat juang pantang menyerah untuk melakukan comeback,” terangnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *