News

Denny Indrayana: MK Siapkan Sidang Malam Hari, Gibran Terancam Didiskualifikasi?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar hukum Denny Indrayana terus memberikan update soal isu ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Terbaru, ia menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan perhatian khusus terhadap permohonan sengketa Pilpres 2024 dengan kemungkinan diskualifikasi Wapres Gibran.

Alasan diskualifikasi yang dimaksud terkait tidak memenuhi syarat pendidikan.

“MK memberikan perhatian serius atas permohonan sengketa Pilpres 2024 terkait kemungkinan diskualifikasi Gibran karena tidak memenuhi syarat pendidikan,” tulis Denny Indrayana di akun X pribadinya, dikutip Sabtu (19/9/2026).

Lebih jauh, Denny menyebut sidang pertama pemeriksaan pendahuluan akan digelar Senin (21/9/2026) mendatang.

“Sidang pertama Pemeriksaan Pendahuluan sengaja diadakan pada Senin, 21 September, pukul 19:00 WIB, malam hari,” tuturnya.

Ia juga mengungkap MK menerbitkan aturan baru, Peraturan MK Nomor 1 Tahun 2026, untuk menyusun jadwal persidangan.

“Bahkan, MK juga sengaja menerbitkan aturan baru Peraturan MK Nomor 1 Tahun 2026 untuk menyusun jadwal persidangan,” jelasnya.

“Apakah Gibran akhirnya didiskualifikasi? Ikuti terus persidangannya. Lebih jelas penjelasannya, silakan klik dan tonton video kami di atas. Salam Integritas!” pungkasnya.

Sebelumnya, Denny mengungkap telah mengajukan permintaan informasi terkait riwayat pendidikan Gibran ke UTS Insearch, Sydney, Australia.

Hal tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya. Ia juga membagikan potongan email yang disebut merupakan konfirmasi dari pihak UTS Insearch terkait permintaan informasi yang diajukannya.

“Tanggal 9 September lalu, saya mengajukan lagi permintaan informasi terkait sekolah Gibran di UTS Insearch, Sydney, Australia,” tulis Denny, dikutip Selasa (15/9/2026).

“Permintaan resmi saya daftarkan online, dan dikonfirmasi UTS melalui potongan email di atas,” lanjutnya.

Denny mengatakan, ia meminta data lengkap terkait riwayat pendidikan Gibran di institusi tersebut.

“Saya meminta seluruh data sekolah Gibran di sana. Kapan masuknya? Program apa? Apakah selesai? Kapan lulusnya? Bagaimana nilainya? Dst,” jelasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *