Polda Jabar Tangkap Passobis di Sidrap, Said Didu: Menunjukkan Polda Sulsel Tak Mau Berantas

PORTALUTAMA.NET — Eks Menteri BUMN Muhammad Said Didu menyoroti penangkapan penipu online atau passobis di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Said Didu mempertanyakan keterlibatan aparat kepolisian di Sulawesi Selatan dalam penangkapan tersebut. Menurutnya, kedatangan Polda Jawa Barat untuk menangkap passobis di Sidrap tanpa melibatkan Polda Sulsel maupun Polres setempat menimbulkan pertanyaan.
“Datangnya Polda Jabar untuk menangkap penipu online (passobis) di Sidrap tanpa melibatkan Polda Sulsel dan Polda Sidrap menunjukkan bahwa Polda dan Polres di Sulsel tidak ‘mau’ berantas penipu online (passobis) di Sulsel,” kata Said Didu melalui akun X, Kamis (3/9/2026).
Dia juga mengklaim praktik penipuan online serupa masih banyak terjadi di daerah lain di Sulawesi Selatan. Namun, menurutnya, aktivitas tersebut belum tersentuh penegakan hukum.
“Selain Sidrap di daerah saya juga banyak penipu online (passobis), tapi tidak pernah bisa disentuh,” tuturnya.
Said Didu kemudian mengaitkan aktivitas yang diduga dilakukan passobis dengan peredaran narkoba. Dia mengeklaim ada pihak yang diduga sebagai passobis dan bandar narkoba yang telah bergabung dalam satu partai.
“Bahkan mereka yang diduga sebagai passobis dan bandar narkoba sudah bersatu dalam satu partai. Setiap ada acara partai tersebut semua mobil mewah yang diduga passobis dan bandar narkoba keluar,” ujarnya.
Dia juga menyoroti gaya hidup orang-orang yang menurutnya diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.
“Kehidupan ekonomi mereka sangat mencolok dan tidak masuk akal. Mereka memiliki rumah mewah, mobil mewah dan kehidupan mewah, tapi tidak bekerja apa pun,” tandasnya.
Source link
