Respons Penjelasan Ade Armando Soal Ijazah SMA Gibran, Said Didu: Makin Ketahuan Tidak Punya

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Mantan sekertaris Kementerian BUMN dan Aktivis Said Didu membalas pernyataan dari Ade Armando terkait isu ijazah SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Pengamat komunikasi politik Ade Armando sebelumnya mengatakan perdebatan tersebut perlu ditempatkan dalam konteks riwayat pendidikan yang sebagian ditempuh di luar negeri.
Dalam penjelasannya, Ade menyebut persoalan bukan semata-mata apakah Gibran memiliki ijazah SMA yang diterbitkan oleh sekolah di Indonesia. Dia menyebut Gibran menempuh pendidikan menengah di Singapura sebelum melanjutkan pendidikan di Australia.
“Tentu saja besar, tapi yang penting kita semua harus tahu Gibran memang tidak pernah lulus SMA di Indonesia,” kata Ade.
Ade menjelaskan Gibran bersekolah di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002-2004.
Penjelasan tersebut kemudian mengundang komentar dari Said Didu dan justru memberikan pernyataan yang menohok.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut penjelasan dari Ade Armando ini justru semakin memperjelas bahwa Gibran memang tidak punya ijazah SMA.
“Justru setelah membuka riwayat sekolah tersebut ketahuan bahwa tidak punya ijazah setara SLTA/SMA,” tulis Said Didu.
Update Terbaru Sayembara
Pakar Hukum Tata Negara, Prof Denny Indrayana mengungkap hal menarik soal isu ijazah SMA, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Lewat unggahan di akun YouTube pribadinya, Denny Indrayana mengungkap update terbaru soal isu ijazah SMA dan Sayembara yang dilakukan.
Diunggahannya itu, Denny berkumpul bersama dengan Bonatua serta Subhan yang dianggapnya sefrekuensi dalam isu ini.
“Kami berkumpul karena satu frekuensi dan berniat untuk sinergi terkait ijazah SMA Mas Gibran,” kata Denny Indrayana.
Tidak hanya itu, ia kembali tegas mengatakan isu soal ijazah SMA Wapres Gibran yang terus dibahasnya ini masih terkait dengan Undang-Undang Pemilu.
“Saya sedikit ulang kenapa ini penting karena menurut Undang-undang Pemilu untuk Presiden dan Wakil itu lulus SMA atau sederajat,” paparnya.
Dalam kesempatan ini juga, ia mengakui bahwa sampai saat ini dirinya belum punya bukti terkait isu yang diangkatnya ini.
“Sejauh ini, kita belum punya bukti,” tegasnya.
Karena itu, proses sayembara terkait ijazah SMA Wapres Gibran ini masih terus bergulir bahkan Denny Indrayana mengungkap hal menarik.
Ia memberikan update hadiah terbaru untuk siapa pun yang bisa menunjukkan apa yang dicarinya selama ini
Total untuk saat ini, hadiah yang sudah terkumpul untuk hadiah sayembara itu diungkap Denny angkanya sudah melebihi Rp 1 miliar untuk saat ini.
Source link
