Denny Indrayana Curiga KBRI Canberra Berupaya Selamatkan Gibran dari Polemik Ijazah, Alasannya Masuk Akal

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara, Prof Denny Indrayana, kembali bicara mengenai polemik seputar ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Kali ini, ia merespons surat resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra, Australia, mengenai sosialisasi penyetaraan ijazah pendidikan dasar dan menengah.
Denny mempertanyakan mengapa sosialisasi tersebut terkesan mendadak dan hanya menyasar jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Melalui akun media sosial X pribadinya, Denny mengunggah surat KBRI Canberra tertanggal 19 Agustus 2026 dengan nada kritis.
“Sosialisasi Penyetaraan Ijazah Pendidikan Dasar dan Menengah? Apakah ini kegiatan mendadak dari Kedutaan Besar RI di Canberra, Australia?,” ujar Denny, dikutip fajar.co.id, Kamis (20/8/2026).
KBRI Canberra Diduga Ingin Selamatkan Gibran
Tidak hanya mempertanyakan kesan mendadak, Denny juga mempertanyakan mengapa sosialisasi tersebut hanya berkaitan dengan pendidikan dasar dan menengah, tanpa menyertakan ijazah perguruan tinggi.
“Kenapa yang disosialisasikan hanya Dikdasmen? Kenapa tidak ijazah PT?,” tandasnya.
Denny kemudian mengaitkan pertanyaan itu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang selama ini menjadi sorotan terkait status ijazahnya.
“Kok, meng-Gibran banget ya?,” sindirnya.
Isi Surat KBRI Canberra: Sosialisasi untuk Pelajar di Australia
Surat yang diunggah Denny merupakan surat resmi KBRI Canberra dengan nomor 1425/SRK/08/2026/08 tertanggal 19 Agustus 2026. Pada bagian perihal, surat itu mencantumkan:
“Sosialisasi Penyetaraan Ijazah Pendidikan Dasar Dan Menengah” dan ditujukan kepada seluruh pelajar dan mahasiswa di Australia.
Dalam surat tersebut, KBRI Canberra menyampaikan informasi mengenai prosedur dan layanan penyetaraan ijazah pendidikan dasar dan menengah yang diperoleh dari luar negeri.
KBRI mengundang para pelajar maupun mahasiswa untuk mengikuti sosialisasi secara daring pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan dua pilihan waktu: pukul 10.00-12.00 WIB atau 13.00-15.00 AEST.
Sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai prosedur dan layanan penyetaraan ijazah bagi putra-putri pelajar yang sedang menempuh pendidikan dasar dan menengah di Australia, mencakup jenjang SD, SMP, SMA, Primary, High School, dan College.
Menurut KBRI Canberra, sosialisasi tersebut diharapkan membantu proses melanjutkan pendidikan atau berpindah kembali ke satuan pendidikan di Indonesia agar berjalan optimal. Untuk mengikuti sosialisasi daring, peserta diminta mendaftar melalui formulir yang tercantum dalam surat.
Source link
