News

Ketua MPR Diibaratkan Marketing karena Puji Seluruh Program Prabowo, Bavitri Susanti: Nggak Ada Lagi Checks and Balances



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Pegiat media sosial Ahmad Arif Zulfikar menyoroti sikap Ketua MPR Ahmad Muzani yang memuji sejumlah program Presiden Prabowo Subianto.

Arif menilai sikap tersebut menjadi pertanyaan mengingat MPR merupakan bagian dari lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

“Ketua MPR memuji seluruh program Prabowo, dari MBG, Kopdes, Sekolah Rakyat, Danantara,” kata Arif Zulfikar, dikutip dari akun Threads-nya, Sabtu (15/8/2026).

Ia kemudian mempertanyakan posisi MPR yang seharusnya menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

“Wait… MPR itu kan legislatif, fungsi utamanya mengawasi pemerintah (eksekutif). Kok ini malah mirip marketing, ya? Ah sudahlah 🙂,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari pakar hukum tata negara Bivitri Susanti.

Bivitri menyinggung posisi Ahmad Muzani di Partai Gerindra. Menurutnya, Muzani merupakan bagian dari struktur kepengurusan partai tersebut.

“Ketua MPR ini dari Gerindra. Sekretaris Dewan Pembina dan Ketua Dewan Kehormatan. Menurut AI: sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra selama 17 tahun,” balas Bivitri.

Bivitri juga mengungkit ketika Muzani pernah disebut “diutus” Presiden ke Iran. Menurutnya, saat itu muncul kritik mengenai kapasitas presiden dalam mengutus Ketua MPR.

“Ingat waktu dia ‘diutus’ presiden ke Iran? Waktu diprotes, kok presiden bisa nyuruh-nyuruh Ketua MPR, dibilangnya dia ke sana sebagai Gerindra,” tulisnya.

Menurut Bivitri, kondisi tersebut menunjukkan semakin kuatnya hubungan antara kekuasaan eksekutif dan partai politik pendukung pemerintah.

“Itulah… presiden rangkap jabatan sebagai ketum partai dan koalisinya absolut, nggak ada lagi checks and balances,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *