Viral Kopdes Merah Putih di Makassar Dibangun Dekat TPA Sampah

PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Makassar jadi sorotan karena dibangun di dekat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Letaknya di Bintang Lima, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.
Pantauan fajar.co.id, bangunan Kopdes Merah Putih tersebut sudah selesai dibangun. Namun belum mulai dioperasikan.
Warna catnya memadukan putih dan merah. Di bagian depan terdapat gambar logo Kopdes Merah Putih.
Bangunan tersebut menghadap langsung ke jalan akses masuk TPA Tamangapa via Bintang Lima. Jalur itu kerap dilalui mobil angkutan sampah.
Di sekitar bangunan Kopdes Merah Putih tersebut, terlihat sejumlah tumpukan sampah yang telah dikumpulkan pemulung.
Camat Manggala, Ahmad membenarkan bangunan itu merupakan Kopdes Merah Putih. Dia mengaku pembangunan dilakukan dengan koordinasi dengan pihaknya.
“Betul (bangunan Kopdes Merah Putih), dibangun di lahan aset pemerintah,” kata Ahmad kepada fajar.co.id, Sabtu (8/8/2026).
Kopdes itu nantinya bakal dikelola pihak Kelurahan Tamangapa. Soal anggaran, Ahmad belum tahu anggarannya menggunakan dana apa.
“Mungkin pakai anggaran APBN,” terangnya.
Di samping bangunan Kopdes Merah Putih itu, Ahmad bilang pihaknya juga akan berencana membangun Tempat Pengumpulan, Pemilahan, Pengunaan Ulang, dan Pendauran Ulang sampah (TPS 3R).
“Rencana saya mau bangun TPS3R di sampingnya,” ucapnya.
Anggaran Pembangunan
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao ANgelo De Sousa Mota sebelumnya mengatakan, anggaran tiap desa atau kelurahan untuk Kopdes Merah Putih mencapai Rp3 miliar.
“Agrinas ini untuk tiap desa itu dialokasikan Rp3 miliar tiap desa,” kata Joao di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Anggaran tersebut, tidak hanya untuk bangunan. Tapi juga untuk sarana dan prasarana, hingga kendaraan operasional seperti mobil pikap, truk, dan sepeda motor.
Semua Kopdes Merah Putih nantinya juga akan dilengkapi sistem rak, point of sales, pendingin ruangan, hingga kamera pengawas alias CCTV.
Anggaran Rp3 miliat rersebut berasal dari dana desa.
“Itu adalah anggaran di anggaran desa, dana desa yang direlokasi untuk melakukan kegiatan ekonomi yang lebih efektif, efisien, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa melalui program ini,” ujar Joao.
(Arya/Fajar)
Source link
