Dian Sandi Utama: Kalau Fatimah Mau Masuk Parpol Setelah kuliah, PSI Gelar Karpet Merah

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Perdebatan antara Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fathimah Azzahra, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M. Qodari, dalam program Dua Sisi tvOne terus memantik respons dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama.
Alih-alih membahas substansi perdebatan, Dian lebih memilih bicara terkait cara pemerintah berkomunikasi dengan Generasi Z (Gen Z).
Cara Pemerintah Merespons Gen Z
Dikatakan Dian, generasi muda perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan mereka tanpa harus dihadapkan pada situasi yang terkesan konfrontatif.
Ia berpendapat, pemerintah semestinya menunjukkan sikap yang lebih terbuka ketika menerima kritik maupun masukan dari kalangan mahasiswa.
“Yang mau Gen Z dengar itu begini, terima kasih adik-adik atas masukannya kepada Pemerintah, sangat luar biasa. Masih muda sudah pnya pemikiran seperti ini,” ujar Dian, dikutip fajar.co.id, Minggu (19/7/2026).
Dian menilai respons yang lebih menenangkan justru akan lebih efektif dibanding memperdebatkan pandangan mahasiswa di ruang publik.
Ia mengatakan pemerintah cukup memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada Presiden.
“Saya pastikan semua yang adik-adik sampaikan, akan didengar oleh Presiden. Gitu, jangan diajak kelahi depan TV, apalagi diusir di forum!,” ucapnya.
Bukan Soal Isi Pemikiran
Lebih lanjut, Dian menegaskan komentarnya bukan ditujukan untuk menilai benar atau salahnya pendapat yang disampaikan mahasiswa.
Fokus utamanya, kata dia, adalah bagaimana cara menghadapi karakter generasi muda saat ini.
“Saya tidak bicara soal pemikiran tapi cara menghadapi Gen Z,” tukasnya.
Lanjut Dian, Generasi Z memiliki karakter yang berbeda dibanding generasi sebelumnya sehingga membutuhkan pendekatan komunikasi yang lebih tepat.
Ia menekankan bahwa kelompok usia tersebut cenderung memiliki pandangan sendiri dan tidak mudah menerima suatu pendapat begitu saja.
“Saya hanya ingin kita semua kelola Gen Z ini dengan benar. Kalau salah kelola bisa bahaya,” tegasnya.
Dian kemudian menjelaskan lebih jauh mengenai karakter Gen Z yang menurutnya membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.
“Gen Z ini unik, butuh perhatian lebih. Jangankan Pemerintah, ketika mereka berpendapat, orang tuanya saja mereka bantah. Mereka punya pemikiran sendiri,” imbuhnya.
Undang Fathimah Bergabung ke PSI
Lebih jauh, Dian juga menyampaikan apresiasi kepada Fathimah Azzahra.
Ia bahkan mengaku berharap aktivis mahasiswa tersebut suatu saat bersedia terjun ke dunia politik setelah menyelesaikan pendidikannya.
Source link
