News

Sempat Berenang Bersama Dua Saudaranya, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Masjid 99 Kubah



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Warga yang beraktivitas di sekitar Jalan H. Bau, Kec. Mariso, Kota Makassar mendadak dibikin heboh oleh tenggelamnya seorang bocah di perairan dekat Masjid 99 Kubah, Kamis (2/7/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar yang mendapatkan laporan langsung terjun ke lokasi bersama unsur terkait.

Tidak butuh waktu lama, tim gabungan menemukan bocah yang dilaporkan tenggelam tersebut.

Ditemukan Setelah Satu Jam Pencarian

Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, korban ditemukan sekitar satu jam setelah operasi pencarian dilakukan oleh bersama sejumlah unsur terkait.

Kepala BPBD Makassar, Muh Fadli Tahar mengatakan bahwa bocah yang tenggelam tersebut bernama Muhammad Afid Al Imran (10).

Korban merupakan warga Jalan Kakatua II Nomor 40, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.

“Ditemukan pada pukul 18.37 WITA dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10 hingga 15 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam,” ujar Fadli dalam keterangannya kepada awak media.

Diungkapkan Fadli, korban sebelumnya berenang bersama dua saudaranya di perairan depan Masjid 99 Kubah.

“Operasi pencarian dimulai tidak lama setelah BPBD Makassar menerima laporan kejadian pada sore hari,” ucapnya.

Menerima laporan tersebut, pihaknya menggerakkan personel ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur gabungan untuk melakukan penyisiran di area perairan yang diduga menjadi lokasi korban.

3 Tenggelam, 1 Meninggal Dunia

Diungkapkan Fadli, ketiganya sempat tenggelam dalam waktu yang hampir bersamaan.

Beruntungnya, kata dia, dua saudara korban berhasil menyelamatkan diri sebelum meminta pertolongan kepada warga sekitar.

“Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas sehingga proses pencarian segera dilakukan,” terangnya.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Pencarian Libatkan Tim Gabungan

Untuk diketahui, proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Makassar, DAMKARMAT Kota Makassar, Satpol PP Provinsi Sulsel, relawan, hingga Potensi SAR.

“Seluruh personel bekerja secara terpadu selama operasi berlangsung,” tukasnya.

Mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia, Fadli menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan jajaran BPBD Makassar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” imbuhnya.

BPBD Makassar mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *