Balas Pernyataan Deddy Sitorus soal Pernyataan AHY, Yan Harahap: Bebal, Penjelasan Gamblang Sulit Dicerna

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat, Yan Harahap, menanggapi kritik Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus.
Lewat salah satu unggahan di akun media sosial X pribadinya, Yan Harahap menyebut Deddy sebagai orang yang bebal.
Ia berani memberikan sindiran ini karena menilai Deddy Sitorus terlalu sulit mencerna penjelasan yang sebenarnya sudah disampaikan secara gamblang.
“Bebal ya. Penjelasan yang gamblang pun tak mampu (tak mau?) ia cerna,” tulisnya, dikutip Jumat (26/6).
“Padahal sudah dijelaskan, yang disampaikan AHY adalah prinsip yang sangat sederhana dan universal dalam demokrasi, bahwa partai yang berada dalam pemerintahan berkewajiban menyukseskan agenda pemerintah, sedangkan partai yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki hak untuk mengkritik. Namun, kritik tersebut sebaiknya konstruktif, memberikan jalan keluar, dan tidak memecah belah bangsa,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak menyebut ataupun menyinggung PDIP.
Kini, Yan Harahap justru mempertanyakan apa yang sebenarnya membuat Deddy Sitorus merasa tersinggung.
“Pesan yang disampaikan AHY itu sama sekali tidak menyebut PDIP, tidak menyerang PDIP, dan tidak menuduh PDIP,” jelasnya.
“Timbul pertanyaan besar mengapa ia merasa tersinggung dan menganggap pernyataan tersebut sebagai sindiran atau insinuasi terhadap PDIP,” sambungnya.
Yan Harahap juga merasa aneh karena ajakan yang diberikan AHY untuk mengutamakan kepentingan bangsa justru dianggap sebagai serangan kepada PDIP.
“Kan aneh jika ajakan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan partisan langsung dianggapnya sebagai serangan kepada PDIP,” tuturnya.
Tegas, ia mengatakan tidak ada sama sekali pernyataan dari AHY yang perlu dievaluasi.
Menurutnya, yang justru perlu dibenahi adalah cara Deddy memaknai sesuatu dan jangan sampai merasa terlalu percaya diri.
“Sebenarnya yang perlu dievaluasi bukan pernyataan AHY, melainkan cara si Deddy memaknainya,” paparnya.
“Atau jangan-jangan mental kegeerannya sedang bergelora?” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)
Source link
