News

SPKLU Center Resmi Hadir di Aloha PIK 2, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Banten



PORTALUTAMA.NET, TANGERANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi atau UID Banten terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik dengan menghadirkan SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2.

Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan layanan pengisian daya yang lebih cepat, mudah, dan nyaman bagi pengguna mobil listrik. Kehadirannya juga memperluas akses pengisian daya di ruang publik, terutama pada kawasan wisata dan gaya hidup.

Pengendara mobil listrik kini dapat mengisi baterai kendaraan sambil menikmati suasana wisata, kuliner, dan hiburan di Aloha PIK 2. Konsep tersebut membuat proses pengisian daya tidak lagi sekadar aktivitas teknis, tetapi menjadi bagian dari pengalaman berkunjung.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan SPKLU Center di Aloha PIK 2 menjadi SPKLU pertama milik PLN di Banten yang mengusung konsep terpusat. Fasilitas tersebut menghadirkan layanan Ultra Fast Charging.

“Melalui SPKLU Center ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pengisian daya yang cepat, mudah, dan nyaman seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik,” ujar Adi dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Adi menjelaskan, pengembangan SPKLU di lokasi strategis sangat penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Menurutnya, masyarakat akan semakin yakin beralih ke kendaraan listrik jika infrastruktur pengisian daya tersedia di titik yang mudah diakses.

“Kehadiran SPKLU Center di kawasan lifestyle seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa pengisian daya kini bukan lagi kendala, tetapi sudah menjadi bagian dari pengalaman dan gaya hidup masyarakat modern,” katanya.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan SPKLU Center tersebut dilengkapi enam unit mesin Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW. Dengan fasilitas itu, proses pengisian daya dapat berlangsung lebih cepat dibandingkan pengisian konvensional.

“Dengan teknologi Ultra Fast Charging, pengguna kendaraan listrik hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk mengisi baterai dari 20 persen hingga 80 persen, tergantung kapasitas baterai kendaraan,” jelas Joharifin.

Joharifin menilai integrasi SPKLU dengan kawasan wisata dan gaya hidup menjadi nilai tambah bagi pelanggan. Sebab, pengguna kendaraan listrik dapat tetap beraktivitas selama proses pengisian daya berlangsung.

“Pengguna kendaraan listrik bisa menikmati suasana pantai, kuliner, maupun fasilitas hiburan di Aloha PIK 2 sambil melakukan pengisian daya kendaraan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tren penggunaan kendaraan listrik dan transaksi SPKLU di Banten terus meningkat sepanjang 2026. Selama periode Idulfitri 2026, transaksi SPKLU meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dari sekitar 11 ribu transaksi menjadi 50 ribu transaksi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *