Soal Wacana Danantara Setor Rp120 Triliun ke Negara, Rocky Gerung Ingatkan Lembaga Investasi Jangan Jadi ‘Sapi Perah’ Negara

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti wacana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyetorkan sekitar Rp120 triliun kepada negara. Ia mempertanyakan kesesuaian kebijakan tersebut dengan fungsi Danantara sebagai lembaga yang dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan investasi.
Kritik Rocky disampaikan dalam podcast di kanal YouTube Total Politik yang tayang pada 17 September 2026. Menurut dia, Danantara membutuhkan keleluasaan dalam mengelola modal agar dapat memperbesar aset dan mengembangkan investasi, termasuk ke pasar internasional.
Rocky menilai penarikan keuntungan dalam jumlah besar ke kas negara berpotensi mengurangi ruang Danantara untuk melakukan akumulasi modal. Ia juga mempertanyakan pendekatan yang menjadikan lembaga pengelola aset negara sebagai salah satu sumber penerimaan pemerintah.
Dalam pandangannya, Danantara semestinya memiliki ruang untuk membangun portofolio investasi dan memperkuat kapasitasnya sebagai lembaga pengelola aset dalam jangka panjang.
Rocky kemudian mengibaratkan pola tersebut seperti memperlakukan lembaga pengelola aset sebagai “sapi perah”.
Wacana setoran Rp120 triliun sebelumnya disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa ketika masih menjabat Menteri Keuangan. Pada 28 Agustus 2026, Purbaya menyatakan Danantara akan menyetorkan sekitar Rp120 triliun untuk penerimaan APBN 2026.
Purbaya menyebut dana tersebut akan masuk ke pos Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya. Ia juga mengatakan besaran sekitar Rp120 triliun tersebut merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan skema setoran tersebut masih dibahas. CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan pihaknya akan bertemu dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk membicarakan rencana pemberian dividen kepada negara.
“Ada beberapa hal yang nanti kami juga Prof Suahasil semuanya akan kita diskusikan. Rencananya juga akan segera bertemu,” kata Rosan.
Rosan mengatakan komunikasi antara Danantara dan Menteri Keuangan berjalan baik. Ia juga menyatakan optimistis pembahasan tersebut dapat menemukan solusi terkait rencana setoran dividen.
“Saya yakin semuanya pasti akan ada selalu solusi yang terbaik begitu,” ujar Rosan.
(zak/fajar)
Source link
