Ancaman Cyberbullying di Sekolah, Siswa SMAN 1 Banawa Diajari Cara Melindungi Diri
PORTALUTAMA.NET, DONGGALA — Ancaman perundungan dan cyberbullying kini semakin dekat dengan kehidupan remaja. Tak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tekanan juga muncul dari media sosial yang kian sulit dikendalikan.
Kondisi ini mendorong Dosen Poltekes Kemenkes Palu untuk menggelar pelatihan khusus bagi puluhan siswa di SMAN 1 Banawa, Kabupaten Donggala, untuk memahami bahaya bullying sekaligus cara menghadapinya.
Kegiatan ini dipelopori oleh Tim pengabdian masyarakat dipimpin oleh Eli Saripah, S.Kep.Ns., M.Kep.Sp.Kep.J bersama Aminuddin, S.Kep.Ns.,M.Kes dan Muhammad Yani, S.Kep.Ns.,M.Kep.
Sebanyak 80 siswa kelas X dan XI mengikuti pelatihan pencegahan perundungan dan cyberbullying yang digelar pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia sekolah.

Dalam pelatihan tersebut, siswa diperkenalkan berbagai bentuk perundungan, mulai dari yang bersifat fisik hingga verbal dan digital.
Cyberbullying menjadi salah satu fokus utama, mengingat maraknya penggunaan media sosial di kalangan remaja.
Banyak siswa baru menyadari bahwa komentar negatif, hinaan, hingga penyebaran konten tanpa izin termasuk dalam kategori perundungan yang berdampak serius.
Tak hanya itu, para peserta juga diajak memahami dampak psikologis yang bisa ditimbulkan, seperti stres, kecemasan, kehilangan kepercayaan diri, hingga depresi.
Pelatihan ini tidak hanya menekankan teori, tetapi juga membangun keberanian siswa untuk bertindak.
Source link
