Bertahun-Tahun Terisolir dan Rawan Longsor, Jalan ke Seko Mulai Dibangun, Harapan Warga Luwu Utara Bangkit

LUWU UTARA – Harapan warga di wilayah pegunungan akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah bertahun-tahun menghadapi jalan rusak, terjal, dan rawan longsor, pembangunan ruas Sabbang–Tallang–Sae di Kecamatan Rongkong resmi dimulai, Minggu (26/4/2026).
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyebut pembangunan ini sebagai langkah penting untuk mengakhiri keterisolasian wilayah Rongkong, Seko, hingga Rampi yang selama ini sulit dijangkau.
“Ini bukan sekadar pembangunan jalan. Ini adalah harapan masyarakat yang selama ini terisolir,” tegasnya saat menghadiri groundbreaking.
Akses Sulit, Ekonomi Tersendat
Selama ini, warga harus berjibaku dengan kondisi jalan yang rusak parah. Saat musim hujan, jalur kerap tertutup longsor, membuat aktivitas ekonomi lumpuh total.
Petani kesulitan menjual hasil kebun, harga barang kebutuhan melonjak karena biaya distribusi tinggi, sementara akses layanan kesehatan dan pendidikan juga terbatas.
“Kalau hujan deras, kami tidak bisa ke mana-mana. Jalan tertutup longsor, bahkan ada yang berhari-hari terisolasi,” menjadi keluhan yang kerap disampaikan warga di wilayah tersebut.
Infrastruktur Jadi Kunci Atasi Kemiskinan
Bupati menegaskan, persoalan kemiskinan di wilayah pegunungan tidak bisa dilepaskan dari keterbatasan infrastruktur.
Menurutnya, langkah yang diambil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, merupakan kebijakan strategis yang langsung menyentuh akar persoalan.
“Apa yang dilakukan Bapak Gubernur ini sangat strategis. Jalan ini akan membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Source link
