BKN Ungkap Hambatan Pengusulan Formasi CASN 2026

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut proses pengusulan formasi kebutuhan seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026 telah dilakukan sejumlah instansi. Meski tidak semua.
“Nah, teman-teman dari BKD, BKPSDM, Biro SDM sudah menyampaikan (kebutuhan formasi) itu. Walaupun tidak semua,” kata Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN Muhammad Ridwan dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik, Senin (20/4/2026).
Ridwan memaparkan, ada hambatan dalam pengusulan. Yakni batas maksimum rasio belanja pegawai 30 persen.
“Ada beberapa hambatan dan tantangan, misalnya maksimum rasio belanja pegawai 30 persen pada Januari 2027,” ucapnya.
Dia mengatakan, saat ini, sejumlah instansi daerah rasionya telah mencapai ambang batas. Sehingga tak bisa mengusulkan formasi.
“Sebagian besar, terutama teman-teman di daerah rasio belanjanya sudah lebih dari itu. Itu yang menjadi kendala,” imbuh Ridwan.
Itulah, kata Ridwan, yang menjadi tantangan dalam pengusulan kebutuhan ASN 2026.
“Memang kemudian, tenatangan penganggaran itu menjadi tantangan kita bersama,” terang Ridwan.
Karenanya, Ridwan menyarankan agar instansi di daerah bisa mendistribusi jabatan fungsional pertama (JF1).
“Bagaimana teman-teman di daerah, bisa katakanlah melakukan redistribusi atau pemindahan dari JF1 yang berlebih ke JF lain,” ucapnya.
“Disamping juga mengusulkan formasi untuk fresh graduate berikutnya,” sambung Ridwan.
Dafar Daerah
Berikut ini daerah yang disebut tidak membuka formasi CASN 2026:
- Kota Blitar
Pemkot Blitar tidak membuka formasi CASN 2026 karena belanja pegawai dalam APBD telah mencapai 37,7%.
Ke depan, Pemkot Blitar disebut akan lebih fokus pada pelayanan masyarakat.
Source link
