Banyak Pelamar CPNS 2026 Gagal di Tahap Ini, Ternyata Tak Cukup Cuma Belajar CAT

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Banyak pelamar CPNS 2026 masih terjebak pada pola lama: fokus penuh pada tes CAT. Padahal, tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) justru sering menjadi penentu akhir kelulusan.
Kesalahan ini kerap berujung fatal. Tidak sedikit peserta yang sudah lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), justru gugur di tahap akhir karena tidak siap menghadapi tes tambahan.
Isu pembukaan CPNS 2026 memang mulai menguat. Sejumlah prediksi menyebut pendaftaran akan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026, meski jadwal resmi masih menunggu pengumuman pemerintah.
Sinyal rekrutmen juga semakin jelas setelah kementerian diminta menyusun kebutuhan aparatur sipil negara (ASN), mengacu pada surat MenPAN-RB tertanggal 12 Maret 2026.
Namun di balik itu, ada hal penting yang sering diabaikan pelamar: setiap instansi memiliki standar SKB yang berbeda, bahkan di luar perkiraan banyak peserta.
Inilah yang sering menjadi jebakan.
Banyak pelamar masih sibuk menghafal soal CAT, sementara karakter tes lanjutan bisa sangat berbeda dan jauh lebih kompleks.
Beberapa instansi bahkan menerapkan tes tambahan yang tidak terbayangkan sebelumnya, mulai dari psikotes hingga uji mental ideologi.
Tes tambahan SKB yang perlu diantisipasi antara lain:
- Psikotes
- Tes kesehatan
- Tes fisik
- Wawancara moderasi beragama
- Tes kesehatan kejiwaan
- Tes mental ideologi
Di Kementerian Hukum dan HAM, peserta non-SLTA biasanya wajib mengikuti tes kesehatan dan psikotes sebagai bagian dari seleksi lanjutan.
Sementara untuk lulusan SLTA, terdapat tambahan pengamatan fisik yang sering kali luput dari perhatian pelamar.
Kejaksaan Republik Indonesia bahkan menerapkan seleksi lebih ketat dengan kombinasi tes kesehatan fisik, psikotes, dan kesehatan kejiwaan.
Source link
