Nasib Pratama Arhan Terancam di Thailand, Aturan Baru Bisa Paksa Pulang ke Indonesia

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Masa depan Pratama Arhan di Thailand mulai dipertanyakan. Cedera yang dialaminya, ditambah perubahan regulasi liga, membuat posisinya di Bangkok United berada dalam tekanan.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Arhan berpeluang kembali merumput di kompetisi sepak bola Indonesia dalam waktu dekat.
Rumor tersebut menguat setelah Arhan mengalami cedera saat membela Bangkok United menghadapi Khon Kaen pada babak 16 besar Muangthai Cup, Rabu, 20 Januari 2026. Dalam laga itu, ia bahkan harus ditandu keluar lapangan karena tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Cedera tersebut membuat Arhan sempat menepi, dan membuka peluang bagi klub untuk mencari alternatif di posisi bek sayap.
Bangkok United pun dikabarkan mulai bergerak. Klub tersebut disebut tengah mengincar bek sayap baru, termasuk nama Lee Ki-je, mantan pemain Timnas Korea Selatan yang saat ini bermain di Liga Iran bersama Mes Rafsanjan.
Kehadiran pemain baru tentu berpotensi memperketat persaingan di lini belakang, sekaligus menjadi ancaman bagi posisi Arhan jika tidak segera kembali ke performa terbaiknya.
Di tengah situasi tersebut, muncul faktor lain yang tak kalah penting, yakni perubahan regulasi di Liga Thailand.
Federasi sepak bola Thailand dikabarkan menghapus kuota khusus pemain ASEAN. Kebijakan ini membuat setiap klub kini hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 10 pemain asing tanpa membedakan asal negara, serta hanya tujuh pemain yang bisa dimainkan dalam satu pertandingan.
Perubahan ini secara langsung meningkatkan persaingan bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Arhan. Sebelumnya, kuota ASEAN menjadi salah satu alasan banyak pemain Indonesia berkarier di Thailand.
Source link
