Feri Amsari Tuduh Prabowo Bohong Soal Swasembada Pangan, KAMMI Bereaksi Keras

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengecam keras pernyataan Feri Amsari yang menyebut Presiden Prabowo Subianto berbohong terkait capaian swasembada pangan.
KAMMI menilai, pernyataan tersebut tidak berdiri di atas pembacaan utuh terhadap realitas lapangan dan berisiko mereduksi kerja keras jutaan petani yang menjadi fondasi utama ketahanan pangan nasional.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menegaskan bahwa capaian swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif yang panjang.
Petani bekerja di tengah tekanan biaya produksi, risiko iklim, dan ketidakpastian pasar. Dalam situasi tersebut, negara hadir melalui kebijakan yang terus diperbaiki.
“Menyebut kebijakan ini sebagai kebohongan menunjukkan cara pandang yang lepas dari fakta lapangan. Petani bekerja nyata setiap hari. Itu tidak bisa dipatahkan dengan opini tanpa basis data yang kuat,” tegas Furqon di Jakarta, dikutip pada Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pernyataan yang dilontarkan tidak mencerminkan pemahaman yang utuh terhadap kondisi lapangan dan dinamika sektor pertanian yang kompleks.
“Kritik seperti ini keluar tanpa memahami kondisi lapangan. Realitas pertanian tidak bisa disederhanakan hanya dari asumsi atau persepsi. Ada proses panjang, ada kerja keras petani, dan ada perbaikan sistem yang sedang berjalan,” ujarnya.
KAMMI menegaskan keberpihakan yang jelas kepada petani, sekaligus mengakui adanya arah kebijakan pemerintah yang mulai menunjukkan hasil. Dalam konteks ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dinilai berada pada jalur yang tepat dalam membenahi sistem pertanian nasional.
Source link
