Gelombang Sanksi karena Passportgate, Satu Pemain Suriname Bahkan Dilarang Kenakan Jersey

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kompetisi tertinggi sepakbola Belanda, Eredivisie saat ini memberlakukan peraturan ketat soal passport atau kewarganegaraan pemain yang berlaga.
Yang paling panas saat ini, terkait beberapa pemain Timnas Indonesia yang harus menjalani sanksi karena gelombang larangan akibat Passportgate.
Mulai dari kompetisi kasta tertinggi hingga kasta kedua, pemain-pemain Timnas Indonesia mendapatkan larangan tampil hingga berlatih sekalipun.
Status mereka untuk sementara dinonaktifkan dari klub yang dibela hingga permasalahan ini rampung dan para pemain tersebut bisa kembali normal beraktivitas.
Pernah ada Larangan yang Lebih Parah
Permasalahan soal Passportgate pernah ada yang lebih parah dibandingkan dengan apa yang dialami oleh pemain Indonesia di Liga Belanda.
Pelatih SC Heerenveen, Robin Veldman, menyatakan salah satu anak asuhnya sampai tidak bisa memakai kostum klub karena permasalahan paspor.
Pemain yang dimaksud adalah Dylan Vente. Pemain kelahiran Rotterdam itu merupakan salah satu langganan di timnas Belanda U-16 hingga U-20, namun pemain berposisi penyerang itu kemudian memilih bergabung dengan timnas Suriname pada 2024.
“Selama tidak ada kepastian soal izin kerja, Dylan tidak bisa melakukan apa pun,” kata Veldman kepada Leeuwarder Courant
Pergerakan yang Dibatasi
Selain larangan tersebut, ia juga membeberkan bahwa pemainnya itu tidak bisa bergerak dan sangat dibatasi seperti saat pandemi corona melanda.
“Tidak bisa bermain sepak bola. Tidak ada latihan. Tidak bisa menjawab pertanyaan wawancara. Dylan bahkan tidak bisa mengenakan jersey tim. Kami juga tidak diperbolehkan menyediakan pelatih pendamping untuknya,” sebutnya.
Source link
