Udara Makassar Tak Sehat, Setara Hirup 2,5 Rokok Per Hari

PORTALUTAMA.NET – Kualitas udara di Kota Makassar terpantau memburuk pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Dua platform pemantau kualitas udara, IQAir dan http://AQI.in, mencatat indeks polusi berada di level tidak sehat.
Berdasarkan data IQAir yang diakses melalui laman http://iqair.com, kualitas udara Makassar pagi ini tercatat memiliki Air Quality Index (AQI) 102 dengan kategori Unhealthy for Sensitive Groups atau Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif.
Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5. IQAir memberikan peringatan bahwa kualitas udara tidak memuaskan dan berpotensi menimbulkan gangguan bagi kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.
Sementara itu, data dari http://AQI.in menunjukkan angka yang lebih tinggi. Per Sabtu (3/10/2026) pukul 07:31 WITA, AQI US langsung di Makassar tercatat mencapai 158 dengan kategori Tidak Sehat.
http://AQI.in merinci konsentrasi partikel polutan PM2.5 mencapai 70 µg/m³ dan PM10 sebesar 89 µg/m³. Platform tersebut juga mengestimasi paparan polusi di Makassar setara dengan menghirup 2,5 batang rokok per hari, berdasarkan paparan rata-rata PM2.5 selama 24 jam terakhir.
Dalam 24 jam terakhir, AQI Makassar sempat menyentuh angka tertinggi 166 pada pukul 01:01 WITA dan terendah 97 pada pukul 15:31 WITA.
http://AQI.in merekomendasikan warga untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker N95 saat beraktivitas di luar, serta menghidupkan penyaring udara di dalam ruangan dan di kendaraan.
Secara umum, kondisi cuaca di Makassar hari ini terpantau cerah dengan suhu 33 derajat Celsius dan kelembapan 50 persen. Meski cuaca cerah, tingginya konsentrasi partikel halus di udara membuat kualitas udara tetap berada dalam kategori tidak sehat.
(Elva/Fajar)
Source link
