News

Sempat Dipecat Purbaya karena Loloskan Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik BGN, Kini Luky Afirman Jadi Wamenkeu



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Luky Afirman jadi buah bibir usai dilantik wakil menteri keuangan (wamenkeu). 

Luky dilantik sebagai wamenkeu oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 

Dia sebelumnya sempat dipecat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Direktur Jenderal Keuangan pada April 2026.

Pencopotan itu dilakukan setelah muncul kisruh pengadaan 21 ribu motor listrik di Badan Gizi Nasional (BGN).

Kini Lucky kembali ke Kementerian Keuangan dengan jabatan yang lebih tinggi. Sementara Purbaya sudah diganti dengan Suahasil Nazara.

Luky sendiri mengaku perasaannya campur aduk usai dilantik jadi wamenkeu.

“Kalau ditanya perasaan saya campur aduk. Excited, tapi juga ada kagetnya, berat yang pasti ya, Pak Menteri. Kemarin saya ada masa hibernasi, Pak Menteri,” kata Luky di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).

Meski mengakui tanggung jawab barunya cukup berat, Luky mengatakan dirinya tetap optimistis. Ia merasa tantangan yang dihadapi Kemenkeu dapat ditangani jika dikerjakan secara bersama-sama.

“Saya yakin kita bersama-sama, kita tahu tantangan, karena saya juga orang keuangan, saya tahu tantangan yang kita hadapi seperti apa. Jadi saya yakin secara bersama, kalau kita lakukan bersama, itu akan bisa,” ujarnya.

Luky juga menegaskan dirinya bersama Nurkholisoh tidak datang dengan program khusus yang dibuat secara mandiri. Keduanya, kata Luky, merupakan pembantu Presiden dan Menteri Keuangan.

Luky mengungkapkan ada tiga fokus yang akan dikerjakan di Kemenkeu. 

“Satu, bagaimana kita menjalani, menyelesaikan APBN 2026. Nggak kerasa sudah tanggal 1 Oktober, tinggal 3 bulan lagi. Yang kedua, bagaimana juga mempersiapkan pelaksanaan APBN 2027. Terakhir, bagaimana kita melakukan konsolidasi internal untuk terus mendorong reform, transformasi,” ungkap Luky.

Reshuffle Kabinet 

Luky dilantik bersama sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih lainnya di Istana, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).

 “Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” kata kata Presiden Prabowo diikuti oleh pejabat yang dilantik.

Berikut ini daftar pejabat yang dilantik:

  • Kapolri: Komjen Suyudi Ario Seto
  • Wakapolri: Komjen Wahyu Hadiningrat 
  • Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam): Dudung Abdurachman 
  • Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia 
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK): Sugiono 
  • Wakil Menteri Keuangan (Menkeu): Nurcholisoh Ibnu Aman 
  • Wakil Menteri Keuangan (Menkeu): Luky Alfirman 
  • Wakil Menteri Pertanian: Muhammad Saleh Mustafa 
  • Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Irwan Meilano 
  • Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP): Jenderal Listyo Sigit Prabowo 
  • Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional: Komjen Dedi Prasetyo 
  • Menteri Koordinator Perekonomian: Drajad Wibowo 
  • Menteri Luar Negeri (Menlu): Arrmanatha Nasir 
  • Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP): Aryanto Wibowo 
  • Ketua Ombudsman Republik Indonesia: Nuzran Joher 
  • Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia: Radian Syam 
  • Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa: Muhammad Fadil Imran

(Arya/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *