News

Syukur Mandar: MBG Itu Proyek Jahat yang Hanya Menguntungkan Jaringan Politik Prabowo



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sentilan negatif. Pengamat Kebijakan Publik, Syukur Mandar, mempertanyakan alasan Presiden tetap mempertahankan program tersebut sebagai salah satu proyek prioritas pemerintah.

Syukur menilai ada persoalan yang lebih besar di balik ngototnya pemerintah menjalankan MBG.

Ia bahkan menyebut program tersebut sebagai proyek yang menurut pandangannya lebih banyak memberikan keuntungan kepada kelompok tertentu dibandingkan manfaat bagi masyarakat luas.

Pertanyakan Alasan Presiden Pertahankan MBG

Syukur blak-blakan mempertanyakan alasan Presiden begitu kuat mempertahankan MBG di tengah berbagai persoalan anggaran dan kebutuhan publik lainnya.

Kata dia, Presiden seharusnya mempertimbangkan kembali dampak kebijakan tersebut terhadap kondisi masyarakat dan kelompok lain yang juga membutuhkan perhatian negara.

“Mengapa Presiden begitu gigih ya mempertahankan proyek MBG? Ya tentu saja Presiden sadar, Presiden tahu bahwa proyek jahat ini menguntungkan orang-orang partainya,” ujar Syukur, dikutip fajar.co.id, Kamis (10/9/2026).

Syukur kemudian mengaitkan keberlanjutan MBG dengan kepentingan politik. Ia menduga program tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebijakan sosial, tetapi juga berpotensi memberikan keuntungan kepada jaringan politik pendukung pemerintah.

“Menguntungkan jaringan politiknya, para pendukungnya, dan cukong-cukong lainnya,” ucapnya.

Tuding Presiden Jahat kepada Rakyat

Tidak berhenti di situ, Syukur semakin keras ketika membahas konsekuensi politik dari kebijakan MBG.

Ia menekankan bahwa pemerintah semestinya lebih fokus memastikan program benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Nah kalau sudah seperti ini, apa yang harus kita sematkan pada Presiden? Ya Presiden jahat, jahat pada siapa? Jahat kepada rakyat,” tukasnya.

Syukur mengatakan kritik terhadap MBG bukan kali pertama disampaikan.

Baginya, apabila tujuan utama program adalah membantu masyarakat miskin dan menangani persoalan stunting, sasaran penerima manfaat seharusnya dibuat lebih tepat.

“Berulang kali kita berdebat soal ini, kalau memang benar niat Presiden memberi makan orang miskin atau stunting, berilah pada sasarannya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengalokasikan anggaran besar untuk program yang menurutnya belum menunjukkan manfaat sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

“Jangan memboroskan uang rakyat di tengah rakyat yang sedang susah hidupnya,” imbuhnya.

MBG Tidak Berkontribusi pada Pembangunan



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *