Prabowo Bilang Pemerintah Berhasil Tangani Bencana, Gigin: Kenyataannya Semua Serba Amburadul

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Klaim Presiden Prabowo Subianto soal respons pemerintah menghadapi bencana yang disebut semakin cepat mendapat tanggapan dari Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto.
Gigin menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi yang terjadi di lapangan.
Ia bahkan menyebut klaim keberhasilan pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sebagai bentuk sikap yang hanya melihat kinerja dari sudut pandang pemerintah sendiri.
Gigin Sentil Sikap Pemerintah
Dikatakan Gigin, pemerintah semestinya menunjukkan keprihatinan yang lebih besar terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana, bukan justru menonjolkan klaim keberhasilan.
“Narsisme kelas berat. Hanya mengaca pada diri sendiri. Dia terus menerus melakukan kebohongan secara terbuka,” ujar Gigin, dikutip fajar.co.id, Kamis (10/9/2026).
Lanjut Gigin, pemerintah kurang menunjukkan keprihatinannya pada para korban banjir di Sumatera. Bahkan menolak bantuan dari negara tetangga.
“Pembakaran hutan di Kalimantan, gempa bumi di NTT. Dia berceloteh telah sukses menjalankan tugas sebagai presiden. Kenyataannya semua serba amburadul!,” tandasnya.
Prabowo Klaim Respons Pemerintah Makin Cepat
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penilaiannya mengenai kesiapan pemerintah dalam menghadapi bencana alam.
Hal itu disampaikan Prabowo ketika membuka rapat terbatas secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.
Rapat tersebut membahas penanganan sejumlah bencana yang terjadi di berbagai daerah.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai kemampuan pemerintah merespons bencana kini jauh lebih cepat.
“Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu. Sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu respons kita sangat cepat,” kata Presiden Prabowo.
Penanganan Bencana di Sumatra
Prabowo kemudian menyinggung penanganan banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurut Prabowo, pemerintah telah mengerahkan sumber daya nasional untuk menangani sekaligus memulihkan kondisi di wilayah terdampak.
Ia menilai langkah tersebut menjadi gambaran kemampuan pemerintah dalam menghadapi situasi bencana.
“Kita pulihkan keadaan di Aceh, di Sumbar dengan kekuatan kita sendiri. Menurut saya kita cukup berhasil,” terang Prabowo.
Selain bencana hidrometeorologi, Prabowo turut menyoroti kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Ia menyebut penanganan karhutla telah dilakukan secara masif. Meski demikian, Prabowo mengakui masih terdapat keterlambatan dalam penanganan di sejumlah daerah.
Persoalan yang muncul selama proses penanganan bencana diminta tidak kembali terjadi. Prabowo meminta seluruh kendala dicatat dan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah.
Source link
