News

Kades dari Sejumlah Daerah Sowan ke Jokowi, Arif Wicaksono Singgung Dinasti Politik



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Kedatangan rombongan kepala desa dari sejumlah daerah ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kawasan Sumber, Solo, menjadi sorotan pegiat politik, ekonomi, dan sosial Arif Wicaksono.

Arif mempertanyakan pertemuan antara para kepala desa dan Jokowi yang kini sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Ia bahkan menilai pertemuan tersebut seolah memberikan kesan bahwa pusat kekuasaan masih berada di Solo.

“Rombongan kepala desa sowan ke Jokowi yang sudah bukan presiden. Seolah-olah istana pindah alamat,” ujar Arif, dikutip Fajar.co.id, Selasa (1/9/2026).

Persiapan untuk Gibran dan Kaesang

Arif menduga pertemuan tersebut tidak sekadar agenda silaturahmi biasa.

Ia mengaitkan kedatangan rombongan kepala desa itu dengan kepentingan politik keluarga Jokowi, khususnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

“Bukan silaturahmi, ini untuk Gibran dan Kaesang,” tukasnya.

Arif kemudian menduga adanya agenda politik yang telah dipersiapkan.

“Agenda sudah ditetapkan, logistik siap diluncurkan. Stop ambisi kekuasaan dinasti Jokowi,” tegasnya.

Selain menyoroti tujuan pertemuan, Arif juga mempertanyakan narasi mengenai jumlah kepala desa yang hadir.

Menurutnya, publik perlu melihat jumlah peserta secara proporsional dan tidak langsung menganggap rombongan tersebut mewakili seluruh kepala desa di Indonesia.

“Dia biasa bikin seolah (kepala desa) dari seluruh Indonesia, padahal hanya segelintir,” ucap Arif.

Rombongan Datangi Kediaman Jokowi

Sebelumnya, unggahan akun Instagram Solo Times memperlihatkan rombongan kepala desa dari sejumlah daerah mendatangi kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, Senin (31/8/2026).

Salah seorang peserta rombongan, Instiawati Ayus, mengatakan pertemuan tersebut berkaitan dengan upaya berbagi pandangan mengenai perkembangan dan pembangunan desa.

Ia menyebut para kepala desa dan unsur pemerintahan desa yang hadir ingin menyampaikan pengalaman mengenai kebijakan desa, khususnya kebijakan yang dijalankan pada masa pemerintahan Jokowi.

“Baik dari aspek apa pun, sosok sama desa, pembangunan, sosoknya, seluruhnya,” ujar Instiawati.

Menurutnya, desa membutuhkan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan masyarakat serta pemerintahan desa.

“Tentang ke desa itu tumbuh, bagaimana desa dapat tumbuh, dapat kembang, dengan baik kita membutuhkan perlakuan kebijakan yang lebih baik untuk desa,” katanya.

Diwakili 16 Orang dan Unsur Desa

Instiawati menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti pertemuan dengan Jokowi dibatasi karena pertimbangan waktu.

Ia menyebut terdapat 16 orang yang mengikuti pertemuan tersebut. Peserta tidak seluruhnya merupakan kepala desa, tetapi juga berasal dari sejumlah unsur pemerintahan desa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *