News

Cegah Stunting Sejak Dini, CSR PIK2 Hadirkan Pemeriksaan Spesialis Anak dan Nutrisi Bergizi



PORTALUTAMA.NET, TANGERANG — Akses terhadap layanan kesehatan dan pemenuhan gizi menjadi dua faktor penting dalam menjaga tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting sejak dini.

Hal tersebut menjadi perhatian CSR PIK2 melalui program Pemeriksaan Spesialis Anak bagi balita binaan yang digelar di Puskesmas Tegal Angus.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Para ibu yang mendampingi anak mereka juga memperoleh edukasi mengenai kesehatan dan kecukupan gizi selama masa pertumbuhan.

Edukasi tersebut diharapkan membantu keluarga memahami bahwa pemantauan tumbuh kembang perlu dilakukan secara berkala.

Sebab, pemeriksaan sejak dini dapat membantu orangtua mengetahui apabila terdapat kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Selain layanan pemeriksaan, CSR PIK2 memberikan dukungan nutrisi kepada peserta melalui pembagian makanan bergizi.

Anak-anak memperoleh sejumlah asupan, mulai dari telur rebus hingga susu.

Pemberian tersebut sekaligus memperkenalkan kepada keluarga pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi anak dengan makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Salah seorang ibu yang mendampingi anaknya, [nama], menyebut kegiatan tersebut memberikan manfaat ganda bagi keluarga.

[Draf kutipan, sesuaikan hasil wawancara]

“Anaknya bisa diperiksa, ibunya juga dapat pengetahuan. Kami dijelaskan mengenai gizi dan apa saja yang harus diperhatikan dalam pertumbuhan anak,” ujar [nama].

Menurut dia, keberadaan pemeriksaan dokter spesialis yang digelar lebih dekat dengan masyarakat juga memudahkan para orangtua.

“Kalau ada kegiatan seperti ini kami tentu senang. Anak diperiksa dan diberikan makanan bergizi juga, seperti telur dan susu. Semoga bisa terus ada,” katanya.

CSR PIK2 melalui kegiatan tersebut berupaya mendorong terciptanya generasi sehat dan bebas stunting.

Upaya itu dilakukan melalui pendekatan yang tidak hanya mengandalkan intervensi kesehatan, tetapi juga peningkatan pengetahuan keluarga dan dukungan pemenuhan nutrisi.

Dengan menghadirkan pelayanan medis lebih dekat kepada warga, kondisi kesehatan maupun tumbuh kembang anak diharapkan dapat dipantau lebih optimal sejak usia dini. (Pram/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *