News

Menkes Kabinet Bayangan Beri Kritik Pedas soal Lonjakan PTM di Indonesia, Pemerintah Disebut Justru Salahkan Masyarakat



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan, Irma Hidayana, Ph.D., mengungkap hal menarik soal pertumbuhan penyakit di Indonesia.

Secara khusus, Irma Hidayana membahas terkait adanya lonjakan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM).

Yang termasuk dalam Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung kronis yang terjadi di Indonesia.

Irma mengungkap adanya lonjakan seperti ini disebut bukan karena akibat kelalaian pola makan individu.

Melainkan penyebabnya disebut karena kegagalan sistemik negara dalam meregulasi industri makanan dan minuman olahan.

Dalam penegasannya, ia mengungkap lebih dari 80 persen penyakit tidak menular disebabkan oleh tingginya konsumsi makanan olahan, minuman berkadar gula tinggi, serta kebiasaan merokok.

Yang menarik dari pernyataan ini adalah cara pencegahannya. Irma mengungkap Pemerintah justru menyalahkan masyarakat ketimbang membuat regulasi yang membatasi peredaran pangan tidak sehat.

“Lebih dari 80% penyakit tidak menular disebabkan oleh konsumsi makanan, minuman tidak sehat, dan rokok.”

“Harusnya hulu-nya yang dicegat dengan regulasi ketat, bukan malah masyarakatnya disalahkan ketika sudah sakit,” kata Irma dalam diskusi publik di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP.

Tidak hanya itu, ia juga memberikan kritik soal tersedianya aturan hukum yang tajam guna membatasi pemasaran, iklan, dan distribusi produk makanan berisiko tinggi.

Penting menurutnya ada instrumen pembatasan seperti penerapan pajak khusus untuk pangan ultra-proses (ultra-processed food) dan minuman berpemanis masyarakat dibiarkan berada dalam lingkungan pangan yang tidak sehat (unhealthy food environment).

Ini harus dilakukan menurutnya karena dampaknya akan mengancam jiwa jutaan warga, tetapi juga membobol alokasi anggaran kesehatan dan pembiayaan jaminan kesehatan nasional.

Yang salah satu akibat terbesarnya yaitu tingginya beban perawatan medis untuk penyakit kronis yang sebenarnya bisa dicegah (preventable). (Erfyansyah/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *