Roy Suryo Balas Serangan Termul dan Tunjukkan Langsung Ijazah S3: Ini Asli dari UNJ

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar telematika Roy Suryo yang kini berstatus terdakwa dalam perkara dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi, menegaskan bahwa ijazah doktor (S3) miliknya merupakan dokumen yang sah.
Pernyataan itu disampaikan Roy untuk menjawab tudingan yang belakangan ramai dilontarkan sejumlah pihak, termasuk pendukung Jokowi yang kerap ia sebut sebagai “Termul”.
Dalam kesempatan tersebut, ia bahkan memperlihatkan ijazah doktor yang disebutnya diterbitkan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sebut UNJ Menyatakan Ijazahnya Sah
Roy menyebut pihak Universitas Negeri Jakarta telah memastikan keabsahan ijazah doktor miliknya.
“Jadi tadi secara clear pihak resmi dari Unitas Negeri Jakarta menyatakan ijazah saya doktor adalah sah,” ujar Roy dikutip fajar.co.id, Rabu (15/7/2026).
Ia kemudian mengatakan akan memperlihatkan dokumen tersebut sebagai bukti.
“Dan sebagai buktinya akan saya tunjukkan. Jadi selama ini, nah gak apa-apa pelan-pelan dulu jangan cepat-cepat,” ucapnya.
Alasan Selama Ini Hanya Tunjukkan Surat Tanda Lulus
Roy menjelaskan bahwa selama ini dirinya lebih sering memperlihatkan ijazah jenjang S1 dan S2, sementara untuk S3 hanya menunjukkan surat tanda lulus.
“Selama ini saya selalu menunjukkan ijazah S1. UGM ini asli, ini kopinya dan itu ada legalisasinya,” Roy menuturkan.
“Kemudian ada ijazah S2, UGM asli juga ini. Dan selama ini yang kemudian digoreng oleh para termul adalah saya menunjukkan surat tanda lulus,” tambahnya.
Lanjut Roy, surat tanda lulus merupakan dokumen yang sah sebagai bukti seseorang telah menyelesaikan pendidikan doktor.
“Memang surat tanda lulus adalah tanda seseorang memang telah lulus dan di sini jelas berhak memegang gelar doktor. Jelas ditanda lulus,” tukasnya.
Ia mengaku tidak langsung mengambil ijazah doktor setelah dinyatakan lulus, dan menyebut hal itu juga dialami sejumlah alumni lainnya.
“Dan ini digoreng dan memang saya akui. Saya sebagaimana banyak tadi ditunjukkan. Banyak mahasiswa atau lulusan UNJ yang lain memang kemudian setelah selesai tidak mengambil ijazahnya karena ya sudah lah yang penting sudah selesai,” bebernya.
Roy berujar, menurutnya tidak sedikit lulusan yang memilih tidak mengambil ijazah karena menganggap proses wisuda hanya bersifat seremonial.
“Itu banyak, Prof. Refly pun saya kira juga tidak mengambil. Ada yang tidak diambil beliau. Tidak apa-apa. Yang penting lulus,” tegasnya.
“Dan bahkan banyak yang tidak ambil itu sudah. Karena sudah itu hanya seremoni,” sambung dia.
Perlihatkan Ijazah Asli
Roy mengatakan kini dirinya telah memperoleh ijazah doktor tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang membantunya.
Source link
