News

Said Didu: PLN Makin Hancur, Laba Berasal dari Subsidi Rakyat



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menyoroti tajam kondisi Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Lewat unggahan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu mengomentari kondisi PLN yang disebutnya berada dalam keadaan mengkhawatirkan.

Dalam unggahannya, ia bahkan blak-blakan menyebut PLN berada dalam situasi yang semakin hancur.

Menurutnya, kondisi tersebut diperparah karena laba yang diperoleh salah satu perusahaan BUMN terbesar itu hanya berasal dari subsidi dan kompensasi yang diberikan pemerintah.

Sementara itu, keuntungan yang dihasilkan PLN, menurut Said Didu, justru dinikmati oleh para oligarki.

“PLN makin hancur,” tulis Said Didu.

“Laba diperoleh dari uang rakyat berupa subsidi dan kompensasi. Yang nikmati untung adalah oligarki pemilik pembangkit,” ungkapnya.

Di sisi lain, Said Didu menyampaikan pernyataan tersebut berdasarkan analisis keuangan yang dipaparkan oleh ekonom Awalil Rizky.

Dalam unggahan di akun media sosial X pribadinya, Awalil Rizky memaparkan sejumlah poin dari laporan keuangan PLN tahun 2025, mulai dari laba usaha, pendapatan usaha, hingga beban usaha.

“Laporan keuangan PLN 2025: Laba Usaha (Rp49,23 triliun) dari Pendapatan Usaha (Rp582,68 triliun) dan Beban Usaha (Rp533,46 triliun),” papar Awalil.

“Laba tahun berjalan hanya Rp7,26 triliun,” sambungnya.

“Selain pajak, yang menguranginya antara lain kerugian kurs (Rp12,46 triliun) dan beban keuangan (Rp24,87 triliun). Beban bunga utang makin membebani,” jelasnya.

(Erfyansyah/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *