News

Henry: Maroko Kiblat Baru Sepak Bola Afrika, Tim Lainnya Mengecewakan!



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry, kembali melontarkan pernyataan menohok soal peta kekuatan tim-tim Afrika di Piala Dunia 2026.

Usai Maroko sukses melumat tuan rumah Kanada 3-0 di babak 16 besar, Henry blak-blakan menyebut Singa Atlas berada di level yang jauh berbeda dibanding negara-negara Afrika lainnya.

Eks striker legendaris Arsenal itu tak segan melayangkan pujian setinggi langit, sekaligus kritik pedas untuk tim-tim Afrika lain.

“Suka atau tidak suka, Maroko adalah satu-satunya tim yang saat ini memikul harga diri benua Afrika di turnamen ini. Di saat negara-negara Afrika lainnya bertumbangan karena gagal bersaing, Maroko justru menunjukkan kombinasi mental baja, disiplin taktik, dan kualitas permainan tingkat tinggi untuk terus mengibarkan bendera mereka,” tegas Henry, Minggu (5/7/2026).

“Jujur saja, tim Afrika yang lain tampil mengecewakan dan terbukti belum cukup bagus untuk panggung sebesar ini. Apa yang diperlihatkan Maroko saat ini sah menjadikan mereka sebagai kiblat dan standar baru bagi sepak bola Afrika!” lanjutnya.

Pernyataan Henry ini mempertegas bahwa keberhasilan Maroko menembus fase krusial bukan sekadar faktor keberuntungan. Ini adalah buah dari kematangan taktik, kerja keras, dan mentalitas juara yang wajib dicontoh negara lain di benua tersebut. Maroko memang menyala!

Tantangan Berat Lawan Prancis

Kemenangan 3-0 atas Kanada membuat langkah Maroko semakin mulus. Singa Atlas kini dipastikan lolos ke babak 8 besar atau perempatfinal Piala Dunia 2026.

Namun ujian terberat sudah menanti di depan mata. Maroko akan berhadapan dengan raksasa Eropa, Prancis, di babak perempatfinal.

Les Bleus sendiri baru saja menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar pada Minggu pagi (5/7/2026) WIB.

Gol semata wayang Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe, lewat eksekusi penalti yang tenang dan terukur.

Sepanjang laga, Prancis tampil sangat mendominasi. Berdasarkan statistik pertandingan, Les Bleus menguasai 76% penguasaan bola berbanding 24% milik Paraguay.

Prancis juga melepaskan 15 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Sementara Paraguay hanya mampu melepaskan 5 tembakan dan 1 tepat sasaran.

Meski mendominasi, Prancis kesulitan membongkar pertahanan rapat Paraguay. Kebuntuan baru pecah di menit-menit akhir babak kedua setelah wasit menunjuk titik putih untuk Les Bleus.

Mbappe yang bernomor punggung 10 maju sebagai algojo. Ia melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Kiper Paraguay salah menebak arah bola dan terjatuh, si kulit bundar pun bersarang mulus di jala. Skor 1-0 untuk keunggulan Prancis bertahan hingga peluit panjang berbunyi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *