News

Rifzikka Atmadiningrat Jelaskan Perbedaan LPG dan CNG yang Kini Heboh karena Dirakit di China



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Seniman Indonesia, Rifzikka Atmadiningrat, kembali menyita perhatian publik. Kali ini bukan lewat lukisan, puisi, atau novelnya, melainkan lewat edukasi soal energi dalam hal ini terkait perbedaan LPG dan CNG.

Lewat unggahan di akun Facebooknya pada Senin (30/6/2026), Rifzikka membagikan penjelasan detail “PERBEDAAN ANTARA LPG DAN CNG”. Postingan itu viral dan mengundang banyak komentar warganet.

Dalam tulisannya, Rifzikka membeberkan perbedaan mendasar dua jenis gas tersebut.

LPG (Liquefied Petroleum Gas) disebutnya berbahan baku campuran propana dan butana. Berbentuk cair pada tekanan rendah 5–10 bar dan lebih berat dari udara. Karena itu, jika bocor gas akan menggenang di lantai.

Penggunaannya paling umum untuk memasak, pemanas air, dan industri kecil. LPG biasa disimpan dalam tabung baja tebal ukuran 3 kg, 12 kg, 50 kg. Nilai kalornya lebih tinggi sehingga lebih panas per volume.

Sementara CNG (Compressed Natural Gas) berbahan baku utama metana 90–95%. Berbentuk gas yang ditekan tinggi sekitar 200–250 bar dan lebih ringan dari udara. Jika bocor, gas akan naik dan menyebar.

Penggunaannya utamanya untuk bahan bakar kendaraan dan pembangkit listrik. CNG disimpan di tabung baja khusus bertekanan tinggi. Nilai kalornya lebih rendah dari LPG, sehingga butuh volume lebih banyak untuk energi yang sama.

Rifzikka juga menyimpulkan singkat bahwa LPG adlah Propana ditambah Butana, cair, lebih berat, lebih panas, untuk masak dan kebutuhan umum.

Sementara CNG adalah Metana, gas bertekanan, lebih ringan, lebih murah, terutama untuk kendaraan.

Kritik Halus ke Pemerintah

Di akhir unggahan, Rifzikka menyelipkan kritik. Ia menyebut pemerintah sering kurang melakukan sosialisasi terkait program yang melibatkan rakyat banyak.

“Kita harus terus belajar bersama karena pemerintah sering kurang sosialisasi (apapun program dan proyeknya yang melibatkan rakyat banyak). Pemerintah sering memaksakan meskipun rakyat belum faham. Hidup rakyat,” tulisnya.

Dikenal sebagai seniman serba bisa, Rifzikka Atmadiningrat aktif di bidang painting, drawing, sketch, comics, photography, poet, hingga novel. Lewat postingan ini ia menunjukkan kepeduliannya terhadap isu energi dan literasi publik.

Urgensi di Balik Subsidi Gas Melon

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah tengah menyiapkan program Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih sebagai alternatif pengganti LPG subsidi 3 kilogram (gas melon).

Program yang akan diterapkan secara bertahap ini ditargetkan mampu menekan ketergantungan impor gas serta meringankan beban subsidi energi nasional.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *