News

Jepang Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Pecinta Bola Nilai Ada ‘Ketidakadilan Sistemis’



PORTALUTAMA.NET, DALLAS — Jepang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status runner-up grup F. Tapi setelahnya, Samurai Biru langsung menghadapi pertandingan berat, harus berjumpa Brasil, juara Grup C.

Terkait hal itu, pecinta bola tanah air menyorot tajam perubahan format Piala Dunia menjadi 48 tim ini. Alih-alih menyajikan turnamen yang adil, regulasi baru ini dinilai menyimpan cacat karena merugikan sejumlah tim di fase gugur.

Sorotan itu salah satnya disampaikan pemerhati olahraga ternama, A. Ainur Rohman. Lewat cuitannya di media sosial X pada Jumat (26/6/2026), ia menguliti adanya “ketidakadilan sistemis” dalam bagan turnamen akibat melonjaknya jumlah grup.

“Ada ketidakadilan sistemis dalam format baru Piala Dunia yang berisi 48 tim. Karena jumlah grup yang sangat banyak, bagan turnamen di fase gugur tidak bisa mempertemukan semua juara grup dengan runner-up secara merata,” tulis Ainur.

Menurut Ainur, membengkaknya jumlah kontestan membuat distribusi lawan di babak 32 besar menjadi tidak setara. Ada tim yang mendapatkan “jalur keberuntungan”, sementara yang lain harus langsung saling sikut dengan raksasa dunia.

Jalur Beruntung, kata dia, sebagian runner-up grup justru saling dipertemukan di babak sistem gugur pertama. Ainur mencontohkan duel antara Afrika Selatan (runner-up Grup A) melawan Kanada (runner-up Grup B).

Di sisi lain, sebagian runner-up sisa harus menghadapi ujian berat dengan langsung menantang para juara grup.

Apesnya, nasib kurang beruntung harus dialami oleh Jepang (runner-up Grup F). Alih-alih mendapat jalur empuk bertemu sesama runner-up, Tim Samurai Biru justru masuk ke dalam plot bagan konvensional yang memaksa mereka langsung bersua dengan jawara grup.

Ketidakberuntungan Jepang kian berlipat karena lawan yang harus mereka hadapi di babak 32 besar adalah raksasa sepak bola Brasil.

“Jepang vs Brasil sebenarnya adalah pertarungan yang sangat layak terjadi di perempat final. Tapi akhirnya, malah langsung duel di fase 32 besar. Terlalu dini,” pungkas Ainur.

Maeda Cetak Gol

Kepastian lolosnya Jepang didapat setelah Samurai Biru bermain imbang 1-1 kontra Swedia di Stadion AT&T, Dallas, pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Hasil itu membuat pasukan Hajime Moriyasu finis sebagai runner-up Grup F.

Diketahui pertandingan antara Jepang vs Swedia berlangsung sengit. Jepang unggul lebih dulu lewat gol Daizen Maeda. Swedia membalas melalui Anthony Elanga.

Satu poin tambahan sudah cukup mengunci posisi 2 Grup F karena Jepang unggul selisih gol atas Swedia yang turun ke peringkat 3.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *