KALLA Dukung MUA Competition 2026, Dorong Penguatan Kapasitas dan Daya Saing Pelaku Industri Kreatif

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR – Komitmen KALLA dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali diwujudkan melalui dukungannya terhadap penyelenggaraan MUA Competition 2026 yang diinisiasi oleh fajar.co.id berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ajang ini menjadi salah satu wadah bagi para pelaku industri kreatif, khususnya Makeup Artist (MUA), untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, sekaligus meningkatkan daya saing di tengah pesatnya perkembangan industri tersebut.
KALLA memandang pekerjaan MUA sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang memiliki prospek besar saat ini.
Selain mengandalkan kreativitas dan keterampilan, profesi makeup artist juga mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong lahirnya wirausaha baru.
Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, menyampaikan bahwa KALLA terus berkomitmen dalam mendorong penguatan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM, termasuk di sektor industri kreatif MUA.
Menurutnya, pemberdayaan UMKM tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga peningkatan keterampilan, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar yang berkelanjutan.
“Melalui berbagai program Yayasan Hadji Kalla, khususnya pada bidang Economic Empowerment kami mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya berkembang dari sisi keterampilan, tetapi juga memiliki kesiapan bisnis yang lebih matang, mulai dari manajemen usaha hingga akses ke pasar yang lebih luas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nadya mengungkap dukungan peluang kolaborasi UMKM lewat unit bisnis KALLA dalam bidang Property Commercial.
“Kami juga selalu mendukung peluang kolaborasi dari UMKM sektor industri kreatif seperti MUA dengan unit bisnis kami di bidang Property Commercial,” lanjutnya.
Dukungan terhadap MUA Competition 2026 juga menjadi bentuk kepercayaan KALLA terhadap potensi besar industri kecantikan yang terus berkembang setiap tahunnya.
Saat ini, profesi makeup artist tidak lagi hanya identik dengan layanan rias pengantin, tetapi telah berkembang ke berbagai bidang, mulai dari kebutuhan komersial, fashion, entertainment, konten digital, hingga industri kreatif lainnya.
Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting agar para pelaku MUA mampu mengikuti perkembangan tren sekaligus memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.
Tidak hanya menghadirkan MUA Competition, kegiatan ini juga diisi dengan Bincang Literasi Keuangan Bersama LPS serta menghadirkan workshop yang dibawakan oleh Professional Bridal Makeup Artist, Anha IF.
Source link
