News

Eksodus Pemain PSM Berlanjut, Daffa Salman Pergi dan Bongkar Kisah Haru Bersama Juku Eja



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Gelombang perpisahan di tubuh PSM Makassar kembali berlanjut. Setelah beberapa pemain senior memilih mengakhiri kebersamaan dengan Juku Eja, kini giliran bek muda Daffa Salman yang resmi menyampaikan salam perpisahan.

Pemain berusia 24 tahun tersebut mengumumkan kepergiannya melalui akun Instagram pribadinya, @daffasalman_, pada Rabu (17/6/2026). Keputusan itu cukup menyita perhatian karena Daffa sebelumnya dipandang sebagai salah satu aset masa depan PSM di sektor pertahanan.

Meski harus meninggalkan klub yang sudah diperkuat selama tiga musim, Daffa mengaku keputusan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Kontraknya bersama PSM memang telah berakhir sejak 31 Mei 2026, sehingga ia kini membuka peluang untuk mencari tantangan baru.

Bagi Daffa, perpisahan dengan PSM bukanlah hal mudah. Banyak momen yang ia lewati bersama Pasukan Ramang, mulai dari perjuangan di lapangan hingga berbagai dinamika yang membuat ikatan emosionalnya dengan klub semakin kuat.

“Rasanya sulit untuk mengucapkan selamat tinggal. Merayakan keberhasilan, saling mendukung di masa-masa sulit, juga setiap keringat, air mata, kemenangan dan kekalahan menjadi saksi,” tulis Daffa dalam dalam takarir unggahannya.

Selama berseragam PSM Makassar, Daffa merasa mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ia menganggap klub asal Sulawesi Selatan tersebut sebagai tempat yang membantunya berkembang dan meningkatkan kualitas permainan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Pemain jebolan Porprov Kota Tasikmalaya itu juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanannya bersama Juku Eja. Mulai dari jajaran manajemen, pelatih, rekan setim hingga suporter PSM.

“Terima kasih PSM Makassar sudah memberikan saya kesempatan untuk berkembang di dunia sepak bola. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada pak Sadikin Aksa (Direktur Utama PSM), pak Rafi Razak (COO PSM), pak Muhammad Nur Fajri (Manajer PSM),serta jajaran pelatih, para pemain, semua official, manajemen, serta para supporter,” ungkap sang bek tengah.

Daffa bergabung dengan PSM pada awal musim 2023/2024 setelah lebih dulu menjalani proses trial. Sebelum memperkuat Juku Eja, kariernya lebih banyak dihabiskan di kasta kedua bersama Persela Lamongan.

Perkembangannya bersama PSM berjalan cukup cepat. Di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares, kemampuan Daffa semakin matang hingga mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Selama tiga musim memperkuat PSM, Daffa mencatatkan 56 penampilan di berbagai kompetisi dan menyumbangkan satu assist. Tidak hanya bermain di kompetisi domestik, ia juga sempat merasakan atmosfer pertandingan internasional melalui AFC Cup dan ASEAN Club Championship.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *