Siapa Yenna Yuniana? Sosok Misterius di Balik Sengkarut Markup Motor Listrik BGN Rp1 Triliun

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Nama Yenna Yuniana mendadak jadi buah bibir netizen dan pengamat kebijakan publik. Sosoknya yang dikenal tertutup kini terseret ke dalam pusaran skandal dugaan korupsi pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN) yang bernilai fantastis.
Yenna bukanlah orang sembarangan. Ia adalah pemegang kendali utama di PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), perusahaan logistik raksasa yang kini berada di bawah radar Kejaksaan Agung (Kejagung).
Proyek Fantastis dan Dugaan Markup
Kasus ini mencuat menyusul penahanan Eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, terkait dugaan markup sejumlah barang untuk program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu poin krusial yang disorot tajam adalah pengadaan puluhan ribu unit motor listrik untuk Satuan Pelayanan Gizi (SPPG).
Berdasarkan keterangan resmi pihak Kejaksaan Agung, proyek ini terindikasi kuat merugikan negara akibat penggelembungan harga yang ugal-ugalan.
“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp1.035.515.297.908,02 (satu triliun tiga puluh lima miliar lima ratus lima belas juta dua ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus delapan rupiah koma dua sen) dan telah dibayarkan ke PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku Vendor karena tidak memiliki dealer/bengkel aktif dan terdapat markup,” tulis rilis resmi Kejagung.
Sebelumnya, publik bahkan sempat dihebohkan dengan rencana pengadaan armada motor listrik merek Emmo JVX GT sebanyak 25.000 unit. Dengan harga satuan yang menyentuh angka Rp49,95 juta, total nilai proyek tersebut semula diperkirakan bisa menembus Rp2,4 triliun.
Gurita Bisnis PT YAT: Dari Darat hingga Udara
Sebagai aktor intelektual di balik arah strategis PT Yasa Artha Trimanunggal, Yenna Yuniana sukses membawa perusahaannya melesat. Tak hanya bermain di sektor logistik dan distribusi nasional, perusahaan ini juga sempat merambah bisnis transportasi udara.
Ekspansi ke langit ini diklaim sebagai langkah strategis untuk memperkuat jaringan distribusi ke wilayah-wilayah terpencil (3T) yang membutuhkan penanganan logistik khusus. Namun, di balik agresifnya ekspansi bisnis tersebut, PT YAT juga kerap didera dinamika hukum, termasuk beberapa sengketa kerja sama perdata yang harus diselesaikan di meja hijau.
Pernah Terseret Kasus Hukum, Tapi Hanya Jadi Saksi
Rekam jejak Yenna di dunia hukum sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Nama Yenna tercatat pernah muncul dalam lembar penyidikan kasus hukum sebelumnya.
Meski demikian, dalam pusaran kasus masa lalu itu, status Yenna hanya mentok sebagai saksi dan ia tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka.
Rasa penasaran publik terhadap Yenna semakin memuncak karena sang pengusaha dikenal bak ‘sinterklas misterius’. Di kehidupan sehari-hari, Yenna adalah figur yang sangat tertutup dan minim eksposur personal.
Source link
